Jakarta: Penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya mengantongi dua sketsa wajah pria yang diduga terlibat dalam pengeroyokan hingga menewaskan seorang warga di Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (27/8).
Sketsa tersebut dibuat berdasarkan keterangan saksi dan analisis digital terhadap rekaman di lokasi kejadian.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin mengatakan sketsa tersebut mengarah kepada terduga pelaku penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia.
"Didapatkan sketsa wajah yang mengarah kepada terduga pelaku pengeroyokan dan atau penganiayaan tersebut," ujar Iman dilansir dari Antara, Rabu (2/9).
Sketsa pertama menggambarkan pria berusia sekitar 30-40 tahun dengan wajah oval, alis tipis, bibir tebal, hidung pendek, dan kulit coklat.
Adapun sketsa kedua menunjukkan pria dengan rentang usia serupa, tetapi memiliki wajah kotak, hidung pesek, bibir bawah tebal, serta berkumis dan berjanggut.
Polisi sejauh ini telah menetapkan 49 orang sebagai tersangka dalam kasus kerusuhan di depan Gedung DPR-MPR RI dan kawasan Pejompongan. Sebanyak 14 saksi telah diperiksa dalam proses penyidikan. Polisi juga melakukan uji laboratorium terhadap rekaman CCTV dan konten media sosial yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.
Kericuhan itu menewaskan Bambang Setiyawan, 59, pedagang cermin di Pejompongan. Istri korban, Sudarsi, 56, mengatakan suaminya keluar rumah ketika kericuhan terjadi pada Kamis malam.
Sebelumnya, korban sempat menutup tempat usahanya lebih awal setelah melihat massa mulai berdatangan. Polisi kini masih memburu terduga pelaku yang identitasnya mengarah pada dua sketsa tersebut untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan