Senam pagi di CFD Rasuna Said, Minggu, 10 Mei 2026. Foto: Metrotvnews.com/Richard
Senam pagi di CFD Rasuna Said, Minggu, 10 Mei 2026. Foto: Metrotvnews.com/Richard

Besok Tak Ada CFD Rasuna Said, Dibuka Kembali Juni Mendatang

Annisa ayu artanti • 16 Mei 2026 15:28
Ringkasnya gini..
  • CFD Rasuna Said dihentikan sementara untuk evaluasi dan pembenahan fasilitas.
  • Kehadiran CFD Rasuna Said dinilai membantu mengurangi kepadatan Sudirman-Thamrin.
  • Pemprov DKI menargetkan CFD Rasuna Said kembali digelar mulai Juni 2026.
Jakarta: Pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di Jalan HR Rasuna Said untuk sementara ditiadakan. 
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan kegiatan tersebut akan kembali digelar pada Juni 2026 setelah sejumlah evaluasi dan pembenahan fasilitas selesai dilakukan.
 
Artinya, Minggu, 17 Mei 2026 Car Free Day (CFD) di Jalan HR Rasuna Said tidak ada.
 
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan CFD di Rasuna Said akan kembali dilaksanakan setelah sejumlah evaluasi lapangan ditindaklanjuti.

Menurut dia, hasil evaluasi menunjukkan pelaksanaan HBKB di koridor Rasuna Said memberikan manfaat bagi masyarakat, baik dari sisi ruang publik maupun kualitas lingkungan.
 
“HBKB di Jalan HR Rasuna Said menambah alternatif ruang olahraga dan ruang publik bagi masyarakat. Hasil pengukuran kualitas udara di sekitar lokasi saat pelaksanaan HBKB juga tercatat lebih baik dibandingkan hari kerja,” ujar Syafrin dilansir Antara, Sabtu, 16 Mei 2026.
 
Lebih lanjut, dia mengatakan keberadaan HBKB di Rasuna Said turut mengurangi kepadatan pengunjung di kawasan Sudirman-Thamrin.
 
Berdasarkan data Dishub DKI, jumlah pengunjung HBKB tingkat provinsi di koridor Jalan Jenderal Sudirman-MH Thamrin menurun dari 29.256 orang pada 3 Mei 2026 menjadi 13.759 orang pada 10 Mei 2026, atau berkurang sekitar 52,97 persen.
 
“Kondisi ini menunjukkan bahwa HBKB di HR Rasuna Said dapat memecah konsentrasi penumpukan masyarakat di Sudirman-Thamrin sehingga aktivitas warga lebih tersebar,” kata Syafrin.
 
Baca juga: Jangan Ketinggalan! Besok Ada Pendaftaran Kartu Layanan Gratis di CFD

Sejumlah evaluasi jadi alasan CFD dihentikan sementara

Meski demikian, pelaksanaan CFD pada 10 Mei lalu masih menyisakan sejumlah catatan evaluasi, antara lain belum tersedianya titik putar di sisi timur dan barat koridor, belum terpasangnya pembatas jalur Transjakarta, dan masih ditemukannya parkir liar di sejumlah titik.
 
Selain itu, penataan UMKM juga dinilai perlu diperbaiki karena aktivitas pedagang meluas hingga badan jalan. Sejumlah proyek pekerjaan jalan pada rute alternatif juga masih menimbulkan kemacetan.
 
Dishub DKI juga mencatat masih adanya perbedaan level ketinggian jalan pascapembongkaran tiang monorel serta penumpukan aktivitas masyarakat di kawasan Plaza Festival sehingga menyebabkan pelari dan pesepeda terpaksa menggunakan lajur bus Transjakarta.
 
Syafrin memastikan seluruh kendala tersebut segera ditindaklanjuti bersama tim kerja HBKB lintas perangkat daerah.
 
Lebih lanjut, Pemprov DKI juga tengah menyiapkan payung hukum sebagai dasar pelaksanaan HBKB di Jalan HR Rasuna Said.
 
“Perbaikan fasilitas pendukung dan pengaturan kegiatan masyarakat akan dilakukan agar pelaksanaan HBKB di Rasuna Said berlangsung lebih aman, nyaman, dan tertib,” ungkap Syafrin.
 
HBKB di Jalan HR Rasuna Said direncanakan kembali digelar pada Juni 2026, setiap Minggu, pukul 05.30-09.00 WIB.
 
Pemprov DKI berharap kehadiran koridor baru HBKB itu dapat memperluas akses masyarakat terhadap ruang publik untuk berolahraga dan berinteraksi di tengah kota. 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ANN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>