Kondisi jembatan Perintis Garuda III di Reje Payung, Kecamatan Linge, Aceh Tengah. ist
Kondisi jembatan Perintis Garuda III di Reje Payung, Kecamatan Linge, Aceh Tengah. ist

TNI Rampungkan Pembangunan Jembatan Perintis Garuda III di Linge

Adri Prima • 03 Agustus 2026 18:54
Ringkasnya gini..
  • Prajurit TNI AD merampungkan pembangunan Jembatan Perintis Garuda III di Kecamatan Linge, Aceh Tengah.
  • Jembatan sepanjang 90 meter ini dibangun selama empat bulan untuk memulihkan konektivitas warga.
  • Jembatan Garuda III diharapkan mempermudah mobilitas dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat pascabencana.
Takengon: Prajurit TNI Angkatan Darat di bawah Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Kodam IM) akhirnya merampungkan pembangunan jembatan gantung Reje Payung, Kecamatan Linge, Aceh Tengah.
 
Informasi yang diterima Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Posko Wilayah Aceh, pada Minggu, 2 Agustus 2026, 
 
Jembatan gantung yang dalam nomenklatur resminya disebut Jembatan Perintis Garuda III di wilayah kerja Komando Distrik Militer (Kodim) 0106/Aceh Tengah, telah membentang dengan gagah perkasa di atas Sungai Jamboaye. 

Seluruh personil TNI dan warga setempat tampak bahagia karena setelah empat bulan proses pembangunannya, jembatan perintis tersebut telah selesai. Demikian juga keluarga besar SD Negeri 10 Linge, termasuk guru dan murid. Jembatan yang membentang di atas badan sungai selebar 90 meter itu,terlihat kokoh. Dua untai main cable yang menanggung beban badan jembatan, kekar menggendong lantai jembatan berwarna hijau muda lalu dihiasi menara dengan cat warna merah dan putih.
 
Kepala Posko Wilayah Percepatan Rehabilitasi dan Rekosntruksi (PRR) Safrizal ZA, menyebutkan pembangun jembatan gantung tersebut melibatkan personil TNI dari Koramil 05/Linge, 12 personel Batalyon Teritorial Pembangunan 854/Dharma Kersaka (Yon TP 854/DK) yang bermarkas induk di Pameu, Aceh Tengah, 1 personel asistensi dari Zeni Kodam (Engineering Division) Iskandar Muda, dan tiga masyarakat setempat.
 
Safrizal menjelaskan, jembatan perintis Garuda dirancang khusus untuk memulihkan konektivitas, mempermudah mobilitas masyarakat, serta mendongkrak perekonomian di desa-desa terpencil atau wilayah pascabencana.
 
“Alhamdulillah, berkat kerja keras TNI dan masyarakat, serta dukungan dari pihak-pihak lainnya, jembatan perintis Garuda III di Linge telah selesai dibangun. Dengan demikian, aktivitas warga dalam berbagai kepentingan, sudah dapat kembali berjalan normal,” ujar Safrizal.
 
Safrizal yang juga Dirjen Bina Adwil Kementerian Dalam Negeri, berpesan supaya dalam menghadapi persoalan pascabencana, semua pihak harus bersatu padu. 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(PRI)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>