Ilustrasi Zakat Fitrah (MI/Panca Syurkani)
Ilustrasi Zakat Fitrah (MI/Panca Syurkani)

Panduan Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri: Niat dan Besaran yang Harus Dibayarkan

Muhammad Syahrul Ramadhan • 25 Februari 2026 12:58
Ringkasnya gini..
  • Zakat fitrah merupakan kewajiban bagi seluruh umat Islam.
  • Waktu terbaik untuk menunaikan zakat ini adalah sejak awal Ramadan hingga sebelum salat Idulfitri ditegakkan.
  • Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI telah secara resmi menetapkan nilai zakat fitrah tahun 2026.
Jakarta: Zakat fitrah merupakan kewajiban bagi setiap muslim yang telah memenuhi syarat, yang ditunaikan menjelang Idulfitri di bulan suci Ramadan. Melaksanakan zakat bukan hanya sekadar membantu sesama, tetapi juga berfungsi untuk menyucikan jiwa (zakat nafs) serta membersihkan harta yang kita miliki.
 
Sebagaimana firman Allah SWT dalam surat At-Taubah ayat 103: “Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat tersebut engkau membersihkan dan mensucikan mereka.” (QS. At-Taubah: 103)
 
Zakat fitrah merupakan kewajiban bagi seluruh umat Islam, tanpa memandang usia maupun jenis kelamin. Ibadah ini dilaksanakan pada bulan Ramadan dengan batas waktu sebelum salat Idulfitri dimulai. 

Sebagaimana termaktub dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW menetapkan besaran zakat fitrah sebanyak satu sha’ kurma atau gandum bagi setiap individu, baik merdeka maupun hamba sahaya. 
 
Selain berfungsi menyucikan jiwa setelah sebulan penuh berpuasa, zakat ini juga bertujuan membantu kaum duafa agar dapat merayakan hari kemenangan dengan penuh kegembiraan dan kelayakan yang sama.
 
Waktu terbaik untuk menunaikan zakat ini adalah sejak awal Ramadan hingga sebelum salat Idulfitri ditegakkan. Namun, sangat dianjurkan untuk tidak menundanya hingga saat-saat terakhir agar pendistribusian kepada mereka yang berhak (mustahik) dapat dilakukan dengan lebih merata dan tepat sasaran.

Syarat dan Besaran Zakat Fitrah


Zakat fitrah wajib dikeluarkan oleh setiap jiwa dengan syarat:
  1. Beragama Islam.
  2. Menemui sebagian bulan Ramadan dan awal bulan Syawal.
  3. Memiliki kelebihan rezeki untuk kebutuhan pokok pada malam dan Hari Raya Idulfitri.
  4. Besaran zakat fitrah yang harus dikeluarkan adalah makanan pokok (beras) seberat 2,5 kg atau 3,5 liter per jiwa.

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI telah secara resmi menetapkan nilai zakat fitrah tahun 2026. Tahun ini besaran zakat fitrah ditetapkan senilai Rp50.000 per jiwa. Nominal ini setara dengan pemenuhan pangan pokok berupa 2,5 kilogram atau 3,5 liter beras premium.
 
Penetapan angka Rp50.000 ini dilakukan setelah BAZNAS melakukan kajian mendalam dengan mempertimbangkan dinamika harga beras di berbagai wilayah di Indonesia saat ini.
 
Berikut adalah bacaan  niat zakat fitrah untuk diri sendiri:
 

Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri


ﻧَﻮَﻳْﺖُ أَﻥْ أُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻧَﻔْسيْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
 
Nawaitu an ukhrija zakaatal fithri ‘an nafsii fardhan lillaahi ta’aalaa
 
Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri sebagai kewajiban karena Allah Ta'ala
 
Menunaikan zakat fitrah bukan sekadar menggugurkan kewajiban, melainkan simbol kepedulian kita terhadap sesama. Dengan niat yang tulus dan tata cara yang benar, semoga zakat yang kita keluarkan menjadi penyuci bagi jiwa dan pembawa keberkahan bagi harta kita. Mari kita tutup bulan suci Ramadan dengan berbagi kebahagiaan, agar tidak ada satu pun saudara kita yang kekurangan di hari kemenangan nanti.
 
(Fany Wirda Putri)
 

 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(RUL)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan