Jakarta : Menggunakan transportasi umum seperti MRT, LRT, dan KRL Commuter Line untuk pertama kali mungkin terasa membingungkan. Penumpang harus mengetahui stasiun keberangkatan, tujuan, jalur kereta, hingga cara menggunakan tiket.
Padahal, alur perjalanan ketiga moda tersebut pada dasarnya cukup sederhana. Penumpang hanya perlu mengetahui rute, menyiapkan metode pembayaran, melakukan tap in, mengikuti petunjuk di stasiun, kemudian melakukan tap out ketika tiba di tujuan.
Berikut panduan naik MRT Jakarta, LRT Jabodebek, dan KRL Commuter Line untuk pemula.
Cara Naik MRT Jakarta
Cara naik MRT untuk pemula Dok. IST
Sebelum berangkat, tentukan terlebih dahulu stasiun MRT yang paling dekat dengan lokasi keberangkatan dan stasiun tujuan. Informasi jadwal serta pembelian tiket juga dapat dilakukan melalui aplikasi MyMRTJ. Aplikasi tersebut menyediakan informasi perjalanan dan berbagai pilihan pembayaran tiket.
Untuk pembayaran, MRT Jakarta menyediakan beberapa pilihan, antara lain kartu uang elektronik bank, aplikasi MyMRTJ, mesin tiket MyMRTJ Lite, QRIS Tap, serta pembelian tiket di loket stasiun.
Setelah memiliki tiket atau kartu pembayaran, ikuti langkah berikut:
1. Datang ke stasiun MRT dan masuk melalui akses yang tersedia.
2. Pastikan saldo kartu atau metode pembayaran sudah mencukupi.
3. Lakukan tap in pada gerbang masuk.
4. Perhatikan papan informasi untuk mengetahui arah kereta sesuai tujuan.
5. Tunggu kereta di belakang garis aman.
6. Saat kereta datang, dahulukan penumpang yang turun sebelum masuk.
7. Setelah tiba di stasiun tujuan, keluar melalui gerbang dan lakukan tap out menggunakan metode pembayaran yang sama.
Bagi pengguna yang masih bingung menentukan arah, perhatikan nama stasiun terakhir pada jalur tersebut. Informasi pada papan peron biasanya menunjukkan arah perjalanan kereta.
Cara Naik LRT Jabodebek
LRT Jabodebek melayani dua lintas perjalanan utama, yaitu lintas Cibubur/Depok dan lintas Bekasi. Kedua lintas tersebut terhubung menuju Dukuh Atas BNI. Saat ini LRT Jabodebek melayani 18 stasiun.
Untuk menggunakan LRT Jabodebek, penumpang dapat membayar dengan Kartu Multi Trip (KMT), kartu uang elektronik seperti Flazz, Brizzi, TapCash, e-Money dan JakCard, serta sejumlah metode lain yang tersedia.
Langkahnya sebagai berikut:
1. Datang ke stasiun LRT Jabodebek.
2. Pastikan saldo kartu atau metode pembayaran cukup.
3. Tempelkan kartu pada gerbang untuk melakukan tap in.
4. Periksa papan informasi dan pastikan kereta yang dipilih menuju arah stasiun tujuan.
5. Tunggu di area yang telah ditentukan dan berada di belakang garis aman.
6. Saat kereta datang, beri kesempatan penumpang di dalam untuk turun terlebih dahulu.
7. Naik dan turun di stasiun tujuan.
8. Setelah keluar dari kereta, lakukan tap out pada gerbang.
LRT Jabodebek juga terintegrasi dengan sejumlah moda transportasi lain, termasuk MRT Jakarta, Transjakarta, Commuter Line, KAI Bandara, dan KCIC. Karena itu, penumpang dapat melanjutkan perjalanan dengan moda lain setelah turun di stasiun tertentu.
Baca Juga :
KRL Dipangkas Selama September, Ini Jadwal yang Batal dan Tips agar Tak Terlambat
Cara Naik KRL Commuter Line
Bagi pemula, hal terpenting saat naik KRL adalah mengetahui stasiun tujuan dan arah perjalanan. Satu stasiun dapat melayani kereta dengan tujuan berbeda, sehingga jangan hanya mengandalkan nama stasiun.
KAI Commuter menyediakan beberapa pilihan pembayaran untuk perjalanan KRL, termasuk Kartu Multi Trip (KMT), Commuterpay, kartu uang elektronik perbankan, serta pembayaran melalui aplikasi yang menyediakan fasilitas pemindaian barcode.
Setelah mengetahui stasiun tujuan, ikuti langkah berikut:
1. Datang ke stasiun keberangkatan.
2. Beli atau siapkan kartu/tiket yang akan digunakan.
3. Pastikan saldo mencukupi.
4. Lakukan tap in di gerbang masuk.
5. Periksa papan informasi untuk mengetahui peron dan arah kereta.
6. Tunggu kereta di area yang telah ditentukan.
7. Pastikan kereta yang datang sesuai dengan arah tujuan.
8. Naik setelah penumpang dari dalam kereta turun.
9. Perhatikan pengumuman atau layar informasi selama perjalanan.
10. Sesampainya di stasiun tujuan, turun dan lakukan tap out di gerbang keluar.
Jika belum terbiasa dengan jaringan KRL yang cukup luas, jangan ragu melihat peta rute di stasiun atau bertanya kepada petugas. Lebih baik memastikan arah sebelum naik daripada baru menyadari salah kereta setelah perjalanan berlangsung.
Tips Naik Transportasi Umum untuk Pertama Kali
Ada beberapa hal sederhana yang bisa dilakukan agar perjalanan menggunakan MRT, LRT, atau KRL lebih nyaman.
Cek rute sebelum berangkat. Tentukan stasiun awal dan tujuan terlebih dahulu. Jika harus berganti moda atau kereta, cari tahu stasiun transitnya.
Datang lebih awal. Terutama jika belum pernah menggunakan stasiun tersebut. Berikan waktu untuk mencari pintu masuk, membeli atau mengisi saldo kartu, serta menemukan peron.
Pastikan saldo cukup. Jangan menunggu sampai berada di depan gate untuk baru mengetahui saldo kartu tidak mencukupi.
Perhatikan arah kereta. Jangan hanya melihat nama stasiun. Pastikan kereta yang dinaiki memang menuju arah perjalanan yang benar.
Ikuti petunjuk stasiun. Hampir setiap stasiun memiliki papan informasi mengenai peron, arah perjalanan, pintu keluar, dan koneksi menuju moda transportasi lain.
Dahulukan penumpang yang turun. Berdiri di sisi pintu dan jangan menghalangi akses keluar-masuk kereta.
Jaga barang bawaan. Terutama ketika berada di kereta yang sedang padat. Simpan barang berharga dengan baik dan jangan meninggalkannya ketika turun.
Pada akhirnya, pola perjalanan MRT, LRT, dan KRL relatif mudah dipahami setelah mencoba beberapa kali. Hal terpenting bagi pemula adalah mengetahui rute, memastikan metode pembayaran siap digunakan, mengikuti petunjuk di stasiun, dan tidak ragu bertanya kepada petugas jika mengalami kebingungan.
(Ellen Octovia Suherman)
Jakarta : Menggunakan transportasi umum seperti
MRT, LRT, dan KRL Commuter Line untuk pertama kali mungkin terasa membingungkan. Penumpang harus mengetahui stasiun keberangkatan, tujuan, jalur kereta, hingga cara menggunakan tiket.
Padahal, alur perjalanan ketiga moda tersebut pada dasarnya cukup sederhana. Penumpang hanya perlu mengetahui rute, menyiapkan metode pembayaran, melakukan tap in, mengikuti petunjuk di stasiun, kemudian melakukan tap out ketika tiba di tujuan.
Berikut panduan naik MRT Jakarta, LRT Jabodebek, dan KRL Commuter Line untuk pemula.
Cara Naik MRT Jakarta
Cara naik MRT untuk pemula Dok. IST
Sebelum berangkat, tentukan terlebih dahulu stasiun MRT yang paling dekat dengan lokasi keberangkatan dan stasiun tujuan. Informasi jadwal serta pembelian tiket juga dapat dilakukan melalui aplikasi MyMRTJ. Aplikasi tersebut menyediakan informasi perjalanan dan berbagai pilihan pembayaran tiket.
Untuk pembayaran, MRT Jakarta menyediakan beberapa pilihan, antara lain kartu uang elektronik bank, aplikasi MyMRTJ, mesin tiket MyMRTJ Lite, QRIS Tap, serta pembelian tiket di loket stasiun.
Setelah memiliki tiket atau kartu pembayaran, ikuti langkah berikut:
1. Datang ke stasiun MRT dan masuk melalui akses yang tersedia.
2. Pastikan saldo kartu atau metode pembayaran sudah mencukupi.
3. Lakukan tap in pada gerbang masuk.
4. Perhatikan papan informasi untuk mengetahui arah kereta sesuai tujuan.
5. Tunggu kereta di belakang garis aman.
6. Saat kereta datang, dahulukan penumpang yang turun sebelum masuk.
7. Setelah tiba di stasiun tujuan, keluar melalui gerbang dan lakukan tap out menggunakan metode pembayaran yang sama.
Bagi pengguna yang masih bingung menentukan arah, perhatikan nama stasiun terakhir pada jalur tersebut. Informasi pada papan peron biasanya menunjukkan arah perjalanan kereta.
Cara Naik LRT Jabodebek
LRT Jabodebek melayani dua lintas perjalanan utama, yaitu lintas Cibubur/Depok dan lintas Bekasi. Kedua lintas tersebut terhubung menuju Dukuh Atas BNI. Saat ini LRT Jabodebek melayani 18 stasiun.
Untuk menggunakan LRT Jabodebek, penumpang dapat membayar dengan Kartu Multi Trip (KMT), kartu uang elektronik seperti Flazz, Brizzi, TapCash, e-Money dan JakCard, serta sejumlah metode lain yang tersedia.
Langkahnya sebagai berikut:
1. Datang ke stasiun LRT Jabodebek.
2. Pastikan saldo kartu atau metode pembayaran cukup.
3. Tempelkan kartu pada gerbang untuk melakukan tap in.
4. Periksa papan informasi dan pastikan kereta yang dipilih menuju arah stasiun tujuan.
5. Tunggu di area yang telah ditentukan dan berada di belakang garis aman.
6. Saat kereta datang, beri kesempatan penumpang di dalam untuk turun terlebih dahulu.
7. Naik dan turun di stasiun tujuan.
8. Setelah keluar dari kereta, lakukan tap out pada gerbang.
LRT Jabodebek juga terintegrasi dengan sejumlah moda transportasi lain, termasuk MRT Jakarta, Transjakarta, Commuter Line, KAI Bandara, dan KCIC. Karena itu, penumpang dapat melanjutkan perjalanan dengan moda lain setelah turun di stasiun tertentu.
Cara Naik KRL Commuter Line
Bagi pemula, hal terpenting saat naik
KRL adalah mengetahui stasiun tujuan dan arah perjalanan. Satu stasiun dapat melayani kereta dengan tujuan berbeda, sehingga jangan hanya mengandalkan nama stasiun.
KAI Commuter menyediakan beberapa pilihan pembayaran untuk perjalanan KRL, termasuk Kartu Multi Trip (KMT), Commuterpay, kartu uang elektronik perbankan, serta pembayaran melalui aplikasi yang menyediakan fasilitas pemindaian barcode.
Setelah mengetahui stasiun tujuan, ikuti langkah berikut:
1. Datang ke stasiun keberangkatan.
2. Beli atau siapkan kartu/tiket yang akan digunakan.
3. Pastikan saldo mencukupi.
4. Lakukan tap in di gerbang masuk.
5. Periksa papan informasi untuk mengetahui peron dan arah kereta.
6. Tunggu kereta di area yang telah ditentukan.
7. Pastikan kereta yang datang sesuai dengan arah tujuan.
8. Naik setelah penumpang dari dalam kereta turun.
9. Perhatikan pengumuman atau layar informasi selama perjalanan.
10. Sesampainya di stasiun tujuan, turun dan lakukan tap out di gerbang keluar.
Jika belum terbiasa dengan jaringan KRL yang cukup luas, jangan ragu melihat peta rute di stasiun atau bertanya kepada petugas. Lebih baik memastikan arah sebelum naik daripada baru menyadari salah kereta setelah perjalanan berlangsung.
Tips Naik Transportasi Umum untuk Pertama Kali
Ada beberapa hal sederhana yang bisa dilakukan agar perjalanan menggunakan MRT, LRT, atau KRL lebih nyaman.
Cek rute sebelum berangkat. Tentukan stasiun awal dan tujuan terlebih dahulu. Jika harus berganti moda atau kereta, cari tahu stasiun transitnya.
Datang lebih awal. Terutama jika belum pernah menggunakan stasiun tersebut. Berikan waktu untuk mencari pintu masuk, membeli atau mengisi saldo kartu, serta menemukan peron.
Pastikan saldo cukup. Jangan menunggu sampai berada di depan gate untuk baru mengetahui saldo kartu tidak mencukupi.
Perhatikan arah kereta. Jangan hanya melihat nama stasiun. Pastikan kereta yang dinaiki memang menuju arah perjalanan yang benar.
Ikuti petunjuk stasiun. Hampir setiap stasiun memiliki papan informasi mengenai peron, arah perjalanan, pintu keluar, dan koneksi menuju moda transportasi lain.
Dahulukan penumpang yang turun. Berdiri di sisi pintu dan jangan menghalangi akses keluar-masuk kereta.
Jaga barang bawaan. Terutama ketika berada di kereta yang sedang padat. Simpan barang berharga dengan baik dan jangan meninggalkannya ketika turun.
Pada akhirnya, pola perjalanan MRT, LRT, dan KRL relatif mudah dipahami setelah mencoba beberapa kali. Hal terpenting bagi pemula adalah mengetahui rute, memastikan metode pembayaran siap digunakan, mengikuti petunjuk di stasiun, dan tidak ragu bertanya kepada petugas jika mengalami kebingungan.
(Ellen Octovia Suherman)
(RUL)