Komisioner Bidang Trafficking dan Eksploitasi Ai Maryati (kanan)/MTVN/LB Ciputri Hutabarat
Komisioner Bidang Trafficking dan Eksploitasi Ai Maryati (kanan)/MTVN/LB Ciputri Hutabarat

Orang Tua Diimbau Selektif Menyebarkan Informasi

Nasional media sosial penculikan anak
LB Ciputri Hutabarat • 15 September 2017 11:03
medcom.id, Jakarta: Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Ai Maryati Solihah mengimbau orang tua tidak terjebak ketakutan berlebihan soal penculikan anak. Orang tua harus bijak menyadur informasi di media sosial yang berhubungan dengan anak sekolah.
 
"Ini sebuah hikmah. Dengan begitu orangtua harus selektif menerima informasi. Begitu juga dengan orang dewasa," kata Ai di SD 01 Tanjung Duren Utara, Jakarta Barat, Jumat, 15 September 2017.
 
Ai tak menampik banyak orang tua memiliki grup WhatsApp berisi informasi tentang anak-anak sekolah. Orang tua dituntut lebih bijak menyikapi segala informasi yang berseliweran melalui salah satu media komunikasi itu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Mari lah kita menyeleksi setiap informasi yang masuk. Tidak lantas karena ketakutan, tapi hal itu untuk harus dijadikan kewaspadaan," jelas dia.
 
Sebelumnya video P, siswa kelas 4 SD yang menceritakan soal penculikan tersebar di media sosial. Dua puluh kali melakukan reka ulang, P tetap pada keterangan yang sama soal penculikan.
 
Belakangan, apa yang disampaikan P diketahui hoax. KPAI menganggap yang disampaikan P merupakan imajinasi.
 
"Jadi ini adalah bentuk kepintaran dari P. Harusnya kita arahkan," ucap Ai Maryati Solihah.
 

(OJE)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif