Bernardus Asbanu, pasien katarak yang mendapat bantuan operasi katarak gratis dari Tolak Angin Sido Muncul (Foto:Medcom.id/Gervin Nathaniel Purba)
Bernardus Asbanu, pasien katarak yang mendapat bantuan operasi katarak gratis dari Tolak Angin Sido Muncul (Foto:Medcom.id/Gervin Nathaniel Purba)

Dapat Petunjuk Tuhan, Pasien Katarak Terharu Bisa Operasi Gratis

Nasional sido muncul
Gervin Nathaniel Purba • 08 Juli 2019 07:32
Jakarta: Puji syukur tak henti terucap dari bibir Bernardus Asbanu, seorang penderita katarak. Sesekali, ia menyeka air mata yang meleleh dari matanya. Pria ini tak mengira dapat sembuh melalui program operasi katarak gratis.
 
Ditemui Medcom.id di Rumah Sakit dr Suyoto, Jalan RC Veteran, Bintaro, Jakarta Selatan, Sabtu, 6 Juli 2019, Bernardus menuturkan kisahnya.
 
Awalnya, Bernardus mulai merasakan gangguan penglihatan pada Mei 2019. Selama dua bulan terakhir, penglihatan Bernardus buram, sehingga aktivitasnya terganggu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tapi Puji Tuhan, saya masih bisa membaca," ujar pria asal Bekasi itu, sembari terisak.
 
Mengetahui dirinya menderita katarak, Bernardus sempat ingin berobat menggunakan BPJS Kesehatan. Namun, BPJS Kesehatan menyuruhnya menunggu dua tahun untuk bisa dibuatkan kacamata.
 
Dua tahun terasa berat bagi Bernardus. Dia tiada henti berdoa agar Tuhan memberikan petunjuk supaya mata kanannya bisa disembuhkan.
 
Tak lama kemudian, Bernardus menemui dokter Sularso. Setelah diperiksa, dokter tersebut menyarankan operasi. Melihat biayanya yang mahal, Bernardus sempat putus asa.
 
Namun, Tuhan memberikan petunjuk melalui dokter Sularso. Dokter itu menyarankannya untuk menghubungi sebuah komunitas di Gereja St Stefanus.
 
Bernardus bergegas mendatangi Gereja St Stefanus. Di sana, ia mendapat kabar gembira bahwa akan ada operasi katarak gratis yang diselenggarakan Tolak Angin Sido Muncul, di Rumah Sakit dr Suyoto.
 
Tanpa berpikir panjang, Bernardus langsung mengisi formulir pendaftaran dan mendaftar ke Rumah Sakit dr Suyoto dengan menumpang bus dari Bekasi. Setelah melewati serangkaian seleksi, Bernardus akhirnya bisa mengikuti operasi katarak gratis yang diadakan pada Sabtu, 6 Juli 2019.
 
"Saya bersyukur karena Tuhan, saya diberikan jalan ini," kata Bernardus, penuh haru.
 
Dapat Petunjuk Tuhan, Pasien Katarak Terharu Bisa Operasi Gratis
Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat (Foto:Medcom.id/Gervin Nathaniel Purba)
 
Pada saat operasi, Bernardus ditemani anak dan isteri. "Saya berangkat jam setengah lima pagi dari Bekasi, naik motor sama anak. Istri menyusul naik transportasi umum ke Rumah Sakit dr Suyoto," ujarnya.
 
Pria 63 tahun itu tidak sabar mata kanannya segera pulih. Dia percaya Tuhan masih menginginkan dirinya untuk tetap aktif memberikan pelayanan di gereja dengan kondisi bugar.
 
"Aktivitas sehari-hari saya menjaga warung dan mengurus rumah ibadah. Dengan kondisi saat ini, aktivitas melayani sangat terganggu. Karena terpanggil melayani, ya saya melayani," kata jemaat GKI Agus Salim itu.
 
"Saya berterima kasih kepada Tuhan, kepada Romo, dan juga panitia penyelenggara dari Tolak Angin Sido Muncul. Semoga Tuhan membalas kebaikan mereka," katanya, menambahkan.
 
Operasi katarak gratis Tolak Angin Sido Muncul yang dilaksanakan di Rumah Sakit dr Suyoto merupakan operasi ke-240. Hingga saat ini, Tolak Angin Sido Muncul sudah membantu 52 ribu pasien katarak.
 
Dapat Petunjuk Tuhan, Pasien Katarak Terharu Bisa Operasi Gratis
Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat bersama pasien katarak (Foto:Medcom.id/Gervin Nathaniel Purba)
 
Ini bukan kali pertama Tolak Angin Sido Muncul memberikan bantuan kepada masyarakat. Sebelumnya, telah dilangsungkan operasi katarak gratis, bibir sumbing, mendirikan rumah singgah bagi penderita kanker, dan lainnya.
 
"Untuk tahun ini, kami menargetkan bisa mengoperasi 12 ribu pasien katarak," kata Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat.
 
Pada Sabtu, 6 Juli, Sido Muncul melalui produk unggulannya Tolak Angin dan Tolak Linu mengoperasi 45 pasien katarak yang telah lolos seleksi. Kondisi kesehatan calon pasien menjadi penilaian dari pihak penyelenggara.
 
Dapat Petunjuk Tuhan, Pasien Katarak Terharu Bisa Operasi Gratis
Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat memberikan bantuan Rp75 juta kepada para penyandang disabilitas di Pusat Rehabilitasi Kementerian Pertahanan (Foto:Medcom.id/Gervin Nathaniel Purba)
 
Terlaksananya opersi katarak gratis ini berkat kerja sama Sido Muncul dengan Kementerin Pertahanan RI Rumah Sakit dr Suyoto, GKI Pondok Indah, Gereja Katolik St Stefanus, dan Perdami Jaya.
 
Irwan berharap jumlah penderita katarak dapat berkurang seiring konsistensi Tolak Angin Sido Muncul menyelenggarakan operasi katarak gratis. Sebab, penderita katarak terus bertambah setiap tahunnya.
 
Selain mengadakan operasi katarak gratis, Tolak Angin Sido Muncul juga memberikan bantuan Rp75 juta kepada para penyandang disabilitas di Pusat Rehabilitasi Kementerian Pertahanan. Masing-masing penyandang disabilitas mendapatkan Rp1 juta.
 

(ROS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif