Ilustrasi: Medcom.id
Ilustrasi: Medcom.id

Murid SD Terkapar di Tanjung Priok Usai Ikut Demo

Nasional demo massa demo mahasiswa Demonstrasi Mahasiswa
Candra Yuri Nuralam • 01 Oktober 2019 16:27
Jakarta: Polres Metro Jakarta Utara mengamankan 59 pelajar asal luar Jakarta yang terkapar usai ikut demo di Gedung DPR, Senin, 30 September 2019. Dua orang di antaranya pelajar sekolah dasar (SD).
 
"Pagi ini kami menemukan anak-anak yang kelelahan dan tertidur usai berdemo di Terminal Tanjung Priok," kata Kapolres Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto kepada Medcom.id, Selasa 1 Oktober 2019.
 
Menurut dia, para pelajar ini kebanyakan berasal dari Cirebon, Jawa Barat. Mereka ke Jakarta dengan menumpang kendaraan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Salah satu pelajar, BAF, 16, mengaku kepada Budhi diajak temannya untuk berdemo di DPR. Di hadapan polisi, Bintang mengaku turut mengikuti aksi anarkistis saat berdemonstrasi.
 
"Sesampai di Jakarta di daerah Palmerah dia (Bintang) bentrok. Dia mengaku ikut lemparin batu dan ditangkap dibawa ke kantor polisi saat istirahat di Terminal Tanjung Priok," ujar Budhi.
 
Budhi mengatakan, saat ini, sebagian besar anak sudah dikembalikan ke orang tuanya. Mereka membuat perjanjian untuk tidak melakukan aksi yang sama kepada polisi.
 
Sementara itu, Polres Metro Jakarta Utara juga mengamankan 114 orang yang berperan sebagai pelajar gadungan yang hendak berdemo. Mereka semua diiming-imingi uang Rp40 ribu.
 
Budhi belum bisa membeberkan aliran dana 114 orang itu dari mana. Pihaknya masih mendalami otak yang pengirim pelajar gadungan tersebut.
 

 

(OGI)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif