Presiden Jokowi memimpin upara peringatan Hari Pahlawan di TMP Kalibata, Jaksel, Selasa, 10 November 2020. Foto: Sekretariat Presiden
Presiden Jokowi memimpin upara peringatan Hari Pahlawan di TMP Kalibata, Jaksel, Selasa, 10 November 2020. Foto: Sekretariat Presiden

Kapolri Pertama Hingga Menteri Penerangan Era Soekarno Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional

Nasional jokowi Hari Pahlawan Pahlawan Nasional
Nur Azizah • 10 November 2020 11:15
Jakarta: Presiden Joko Widodo menganugerahkan gelar pahlawan kepada enam tokoh nasional. Pemberian gelar pahlawan sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 117 tahun 2020 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional.
 
Penganugerahan itu dilaksanakan di Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa, 10 November 2020. Pelaksana harian (Plh) Sekretaris Militer Presiden Brigjen TNI Basuki Nugroho menyebut penghargaan ini diberikan sebagai penghormatan atas jasa-jasa keenam tokoh tersebut.
 
"Yang semasa hidupnya pernah memimpin dan melakukan perjuangan bersenjata atau perjuangan politik atau perjuangan dalam bidang lain untuk mencapai merebut mempertahankan dan mengisi kemerdekaan, serta mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa," kata Basuki saat membacakan surat keputusan di Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa, 10 November 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Keenam tokoh yang mendapatakan gelar pahlawan nasional, yakni Sultan Baabullah dari Provinsi Maluku Utara. Kemudian, Machmud Singgirei Rumagesan dari Provinsi Papua Barat.
 
Lalu, Jenderal (Purn) Raden Said Soekanto Tjokrodiatmodjo. Ia merupakan Kapolri pertama dan tinggal di DKI Jakarta.
 
Arnold Mononutu dari Provinsi Sulawesi Utara juga menerima gelar pahlawan nasional. Dia merupakan tokoh pergerakan dan pernah menjadi Menteri Penerangan era Presiden Soekarno.
 
Baca: Pejuang Asal Jambi Raden Mattaher akan Terima Gelar Pahlawan Nasional
 
Sutan Mohammad Amin Nasution dari Sumatra Utara juga diberi gelar pahlawan nasional. Kemudian, Raden Mattaher Bin Pangeran Kusin Bin Adi dari Jambi.
 
Penentuan tokoh tersebut berdasarkan mekanisme yang telah ditetapkan Kementerian Sosial maupun Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan. Ini juga menjadi tahun pertama tokoh Maluku Utara dan Papua mendapatkan gelar pahlawan nasional.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif