Ilustrasi (Foto : Antara/Ampelsa)
Ilustrasi (Foto : Antara/Ampelsa)

Pelontar Granat GLM di Aceh Timur Berasal dari Sisa Konflik

Ismail Abda • 05 Juli 2014 12:36
medcom.id, Aceh:  Kapolres Aceh Timur, Ajun Komisaris Besar Polisi Muhajir, mengatakan pelontar granat GLM di Aceh Timur yang meledak, berasal dari sisa konflik. Kesimpulan tersebut didapat setelah anggota kepolisian melakukan penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara (tkp), Sabtu (5/7/2014).
 
Bahan peledak pelontar jenis TP tersebut, ditemukan oleh korban Yusrizal di kebunnya, delapan hari lalu. Pada saat kejadian, korban berusaha memecahkan tabung pelontar dengan memukul dengan kampak hingga meledak dan menewaskan korban.
 
Muhajir mengatakan, kejadian ini tidak ada kaitan dengan pemilu presiden yang bakal digelar dalam hitungan hari. Peristiwa ini dinilai murni, akibat kelalaian korban.

Seperti diberitakan sebelumnya, sebuah ledakan keras terjadi di Rumah Abdullah alias Raja Kilat, di Desa Jeungki, Kecamatan Peureulak Timur, Aceh Timur, tengah malam. Akibat ledakan ini, seorang warga Yusrizal (21) tewas di lokasi kejadan dengan kondisi tubuh hancur dan kedua tangan putus.
 
Sementara enam korban lainnya, yaitu Razali (32), Sakdiah (60), Nurfajriah (26), Nida Ul Aula (5), Husni (16), Laifa Alkhalis (2), kini tengah dirawat di Rumah Sakit Umum Idi.
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(YDH)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>