medcom.id, Jakarta: Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea memastikan gerakan buruh pada Hari Buruh Internasional (May Day), 1 Mei nanti berlangsung kondusif. Jaminan itu dilontarkan seusai menghadap Presiden Joko Widodo.
"Pasti aman ya karena elemen buruh yang demo besok waktu pilpres juga mendukung Pak Jokowi. Jadi tidak ada masalah soal itu," kata dia, Selasa (28/4/2015)
Terkait adanya kabar kerusuhan yang bakal terjadi pada 20 Mei mendatang, Andi menjamin jika rusuh itu terjadi buruh tak terlibat.
"20 Mei yang digembar-gemborkan selama ini untuk menjatuhkan presiden, buruh menegaskan tidak ikut-ikutan," ungkapnya.
Menurut Andi, pada May Day nanti, sebanyak 200 ribu buruh akan long march menuju depan Istana Merdeka. Gerakan ini hanya akan mendeklarasikan pembentukan rumah politik buruh.
"Tidak ada niat mengkritisi secara kasar. Jadi tidak ada yang perlu ditakutkan. Suatu massa besar tidak harus selamanya diidentikkan dengan kerusuhan," pungkas dia.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan