Salat id. Foto: Unplash/Thoriq Shobih
Salat id. Foto: Unplash/Thoriq Shobih

Tata Cara dan Niat Shalat Idulfitri, Lengkap dari Awal hingga Akhir

Annisa ayu artanti • 20 Maret 2026 18:50
Ringkasnya gini..
  • Shalat Idulfitri terdiri dari 2 rakaat dengan takbir tambahan 7 dan 5 kali.
  • Niat shalat Id bisa untuk imam atau makmum, dilafalkan atau dalam hati.
  • Setelah salat, jamaah dianjurkan mendengarkan khutbah hingga selesai.
Jakarta: Salat Idulfitri menjadi salah satu ibadah penting yang dilakukan umat Islam saat Hari Raya. Meski hukumnya sunah muakkadah, pelaksanaannya sangat dianjurkan karena memiliki nilai ibadah dan kebersamaan yang tinggi.
 
Sebelum melaksanakan salat Id, ada beberapa hal penting yang perlu kamu pahami, mulai dari niat hingga tata cara pelaksanaannya yang memiliki sedikit perbedaan dari salat pada umumnya.

Niat shalat Idulfitri 

Langkah pertama dalam memulai shalat adalah memantapkan niat di dalam hati. Secara hukum, melafalkan niat adalah sunnah. Berikut adalah bacaan niat yang bisa kalian gunakan:
 
Niat untuk Makmum:

أُصَلِّي سُنَّةً لعِيْدِ اْلفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مَأْمُوْمًا لِلّٰهِ تَعَــالَى
 
Ushallî sunnatan li ‘îdil fithri rak’ataini ma’mûman lillahi ta’ala.
 
(Aku niat shalat sunnah Idul Fitri dua rakaat menjadi makmum karena Allah Ta’ala).
 
Baca juga: Mau Salat Idulfitri 2026 di Masjid Istiqlal, Ini Jadwal dan Khatibnya

Niat untuk Imam:
 
أُصَلِّي سُنَّةً لعِيْدِ اْلفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ إِمَامًا لِلّٰهِ تَعَــالَى
 
Ushallî sunnatan li ‘îdil fithri rak’ataini imâman lillahi ta’ala.
 
(Aku niat shalat sunnah Idul Fitri dua rakaat menjadi imam karena Allah Ta’ala).
 
Sebagai informasi tambahan, shalat Id tidak diawali dengan azan atau iqamah. Kalian cukup mendengarkan seruan “ash-shalâtu jâmi‘ah” dari bilal sebagai tanda shalat segera dimulai.

Tata cara shalat Id rakaat pertama

Setelah takbiratul ihram dan membaca doa iftitah, shalat Id memiliki ciri khas pada jumlah takbir tambahan.
 
Pada rakaat pertama, kalian disunnahkan melakukan takbir sebanyak tujuh kali.
 
Bacaan di sela-sela takbir
 
Di antara tujuh takbir tersebut, kalian dianjurkan membaca kalimat tasbih untuk mengagungkan Allah. Berikut bacaan di sela-sela takbir:
 
سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ وَلاَ إِلٰهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ
 
Subhanallah wal hamdu lillah wa laa ilaaha illallah wallahu akbar
 
“Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada tuhan selain Allah, Allah maha besar.”
 
Membaca surat Al-Fatihah dan surat pendek
 
Setelah selesai dengan takbir ketujuh, kalian wajib membaca Surat Al-Fatihah. Setelah itu, disunnahkan membaca Surat Al-A’la.
 
Gerakan selanjutnya seperti ruku’, sujud, hingga duduk di antara dua sujud dilakukan sama seperti shalat fardu pada umumnya.

Tata Cara Shalat Id Rakaat Kedua

Saat berdiri untuk rakaat kedua, kalian kembali melakukan takbir tambahan. Namun, jumlah takbir pada rakaat ini hanya sebanyak lima kali.
 
Sama seperti rakaat pertama, kalian tetap mengangkat tangan saat melafalkan takbir. Di antara lima takbir tersebut, bacalah kembali kalimat tasbih.
 
Setelah takbir kelima selesai, bacalah Surat Al-Fatihah, lalu disunnahkan menyambungnya dengan Surat Al-Ghâsyiyah.
 
Setelah itu, lanjutkan gerakan shalat hingga salam seperti biasa.

Khutbah setelah salat id

Setelah salat Id selesai, jamaah dianjurkan untuk tetap duduk dan mendengarkan khutbah yang disampaikan oleh khatib.
 
Khutbah ini menjadi bagian penting dalam rangkaian ibadah Idulfitri, sekaligus sebagai pengingat dan nasihat bagi umat Islam.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ANN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>