Waspada kokain. Foto: Dok/Metro TV
Waspada kokain. Foto: Dok/Metro TV

Gagalkan Penyelundupan 179 Kg Kokain di Selat Sunda, 5 Anggota TNI AL Diberi Penghargaan

Nasional narkoba TNI AL narkotika internasional jembatan selat sunda
MetroTV • 12 Mei 2022 09:10
Jakarta: TNI Angkatan Laut berhasil menggagalkan penyelundupan kokain sebanyak 179 kilogram yang diperkirakan bernilai Rp1,2 triliun. Meski penyelundupan narkotika melalui jalur laut sudah sering terjadi, membuang dan membiarkannya mengapung di tengah laut merupakan metode baru. Sebanyak 5 anggota TNI AL yang berhasil menemukannya pun diberikan penghargaan.
 
Satuan pengamanan TNI Angkatan Laut yang bertugas di Selat Sunda, Banten dalam rangka pengamanan jalur Bakauheni-Merak selama Lebaran berhasil menemukan keberadaan benda mencurigakan terapung di perairan sekitar pada Minggu, 8 Mei 2022, lalu, pukul 12.30 WIB.
 
“Ada 4 kotak dibungkus dengan tas plastik hitam dan dirangkai jaring tali. Atas kecurigaan, kita bawa ke Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Banten untuk penyelidikan lebih lanjut,” ujar Wakil Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Madya (Laksdya) TNI Ahmadi Heri Purwono dalam tayangan Hotroom, Rabu, 11 Mei 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Laksdya TNI Ahmadi Heri Purwono mengungkapkan, ada sejumlah metode yang biasa digunakan untuk menyelundupkan narkotika melalui jalur laut, seperti ship to ship (dari kapal besar ke kapal kecil) atau menggunakan kapal berkecepatan 40 knot. Namun ia mengaku, ini pertama kalinya menemukan metode penyelundupan dengan membuang narkotika ke tengah laut.
 
“Asumsi kami ada 3 modus. Pertama, dilempar begitu saja, kemudian rekannya sudah siap mengambil. Kedua, mempelajari arus pasang surut untuk mengetahui ke mana dan kapan barang itu akan hanyut. Ketiga, ada alat bantu posisi pada barang tersebut untuk men-tracking. Yang ketiga ini masih kita lihat,” jelas Laksdya TNI Ahmadi Heri Purwono.
 
Meskipun lokasi ditemukannya kokain cukup jauh dari perbatasan, hingga saat ini TNI Angkatan Laut bekerja sama dengan BNN serta Polri menyelidiki apakah barang tersebut hanya transit di Selat Sunda, sebelum diselundupkan ke negara lainnya atau akan dikonsumsi di Indonesia.
 
Sementara terhitung sejak tahun 2018, TNI Angkatan Laut sudah menemukan beberapa jenis narkotika dengan jumlah yang tidak sedikit diselundupkan melalui perairan Indonesia. Di antaranya adalah sabu seberat 1.387 kg, pil ekstasi sejumlah 135.376 butir, dan yang baru-baru ini ditemukan yakni 179 kg kokain.
 
Sedangkan para anggota TNI AL yang berhasil menemukan kokain dalam jumlah fantastis tersebut diberikan penghargaan.
 
“Lima orang mendapat penghargaan mulai dari pangkat letnan dua hingga bintara tamtama,” kata Wakil Kepala Staf Angkatan Laut itu. (Fatha Annisa)
 
(MBM)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif