Abdurrahman Baswedan Dianugerahi sebagai Pahlawan Nasional

Yogi Bayu Aji 08 November 2018 13:25 WIB
pahlawan
Abdurrahman Baswedan Dianugerahi sebagai Pahlawan Nasional
Presiden Joko Widodo saat memberikan penganugerahan gelar pahlawan. Foto: Medcom.id/Yogi Bayu Aji.
Jakarta: Anggota Badan Penyelidik Usaha dan Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) Abdurrahman Baswedan dianugerahkan sebagai pahlawan nasional. Perhargaan itu disampaikan Presiden Joko Widodo kepada ahli waris Abdurrahman Baswedan.
 
Penganugerahan digelar di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis, 8 November 2018. Status pahlawan nasional diberikan kepada enam tokoh nasional dalam rangka peringatan Hari Pahlawan Nasional, 10 November besok.
 
Abdurrahman Baswedan menjadi pahlawan nasional dari DI Yogyakarta. Sementara itu, Depati Amir menjadi pahlawan nasional dari Bangka Belitung, Pangeran Muhammad Noor dari Kalimantan Selatan, Kasman Singodimedjo dari Jawa Tengah, KH Sjam'un dari Banten, serta Agung Hajjah Andi Depu dari Sulawesi Barat.
 
Informasi yang dihimpun, semasa hidupnya, Abdurrahman Baswedan dikenal sebagai jurnalis, pejuang kemerdekaan, diplomat, mubalig, dan juga sastrawan. Dia sempat menjabat sebagai wakil menteri muda penerangan pada Kabinet Sjahrir, hingga anggota Badan Pekerja Komite Nasional Indonesia Pusat (BP-KNIP).
 
Kakek dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan itu juga pernah menjadi anggota Parlemen, dan anggota Dewan Konstituante. Abdurrahman juga dikenal sebagai salah satu diplomat pertama Indonesia dan berhasil mendapatkan pengakuan de jure dan de facto pertama bagi eksistensi Republik Indonesia dari Mesir.

Baca: Jokowi Ajak Masyarakat Jadi Pahlawan Modern

Anies bersyukur kakeknya dianugerahi sebagai pahlawan nasional. Menurut dia, penghargaan ini telah diperjuangkan sejak 2012.
 
"Saya pribadi tumbuh besar bersama kakek di rumah sampai saya SMA. Dan, pengalaman bersama itu mengesankan luar biasa," kata Anies di Kompleks Istana Kepresidenan.
 
Menurut dia, Abdurrahman adalah sosok yang luar biasa mencintai Indonesia, dalam semua pikirannya, langkahnya, tindakannya. Penganugerahan ini pun menjadi amanah baginya untuk meneruskan perjuangan sang kakek.






(FZN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id