Mardani Minta #2019GantiPresiden tak Diprovokasi

Media Indonesia 30 April 2018 01:32 WIB
pilpres 2019
Mardani Minta #2019GantiPresiden tak Diprovokasi
Mardani Ali Sera--MI/Atet Dwi Pramadia
Jakarta: Sekjen PKS Mardani Ali Sera meminta maraknya gerakan #2019GantiPresiden 2019 tidak diprovokasi. Tujuan dari adanya aksi tersebut sebagai bentuk demokrasi yang substantif. 

Menurut Mardani, selama itu hanya bentuk sebuah ekspresi, aksi-aksi tersebut bukanlah suatu hal yang perlu dipermasalahkan. Menurut dia, aksi tersebut juga dibarengi dengan penjelasan yang detil terkait kenapa harus mengganti presiden pada Pemilu 2019 mendatang.

"Begini, kalau itu tidak diprovokasi, cuman bagian dari ekapresi tidak masalah, yang harus dijaga itu jangan sampai ada provokasi. Justru kita sedang membangun demokrasi yang substantif, karena ayo, kenapa harus ganti, sekarang kan sedang mulai didetilkan kenapa," kata Mardani saat dihubungi Media Indonesia, Minggu, 29 April 2018.


Ia menyebut munculnya gerakan serupa dari pihak lawan yakni #DiaSibukKerja merupakan hal yang sah. Menurutnya, dari aksi tersebut nantinya akan berlanjut menjadi kontestasi gagasan serta karya.

Baca: PKS Minta #2019GantiPresiden Terus Digelorakan

"Kita punya konsep, kita punya catatan. Nah, pak Jokowi beserta tim bilang lebih baik. Nah nanti akan ada kontestasi gagasan, kontestasi karya," ujarnya.

Dirinya menegaskan, aksi-aksi seperti ini jangan sampai diprovokasi. Pasalnya, hal tersebut lah yang nantinya akan menghilangkan substansi pertarungan gagasan yang menjadi inti dari aksi ini.

"Ya ketimbang kita tidak membuka diskursus ini, mending dibuka, tapi tetap ini bagian dari kontestasi yang sehat, tidak boleh menyalahkan, tidak boleh merendahkan. Nanti ada anti-thesa dan sinthesa. Ya, enak begini dibuka, tapi ingat tidak boleh diprovokasi," tegasnya.

Baca: Massa #2019GantiPresiden Diduga Lakukan Intimidasi

Sebuah video yang menampilkan aksi intimidasi massa viral di media sosial. Dalam video berdurasi 2 menit 26 detik itu, tampak sekelompok orang yang mengenakan kaus #2019GantiPresiden mengintimidasi orang-orang yang mengenakan kaus #DiaSibukKerja. 

Dalam salah satu cuplikan, kelompok tersebut menuding salah satu pria yang mengenakan kaus #DiaSibukKerja sebagai orang bayaran. 

Sejumlah orang  yang mengenakan kaus #2019GantiPresiden terus menyoraki pria itu sambil melambaikan sejumlah uang. Padahal, pria yang ditanya tersebut sudah mengaku tak dibayar.

Selain itu, dalam video tersebut juga terekam massa yang mengintimidasi seorang ibu yang mengenakan kaus #DiaSibukKerja bersama anaknya. Anak tersebut sempat ketakutan dan menangis lantaran disoraki sejumlah orang. Keduanya kemudian diamankan oleh warga lain yang mengenakan kaus #2019GantiPresiden. 



(DMR)