Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah. Foto: Dok/Metro TV
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah. Foto: Dok/Metro TV

Metro Siang

Gubernur Sumbar Tekankan Sektor Pertanian, UMKM, dan Pariwisata Untuk Pemulihan Ekonomi

MetroTV • 27 November 2021 19:56
Padang: Seluruh kepala daerah telah merencanakan strategi pemulihan ekonomi di tengah pandemi covid-19 untuk masing-masing wilayahnya. Dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-21, Metro TV mewawancarai sejumlah gubernur di Indonesia untuk membahas pembangunan di berbagai daerah, salah satunya adalah Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah.
 
Mahyeldi menyebut hal terpenting saat ini yaitu mengendalikan pandemi covid-19 di daerahnya. Setelah terkendali, Mahyeldi mulai menggerakkan potensi masyarakat Sumatra Barat yaitu UMKM dan pertanian.
 
“Kita sangat concern pada pengendalian covid, karena saat ini terkendali otomatis semua akan bisa kita gerakkan,” ujar Mahyeldi dalam tayangan Metro Siang di Metro TV, Sabtu, 27 November 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Penduduk Sumatra Barat sebanyak 57 persen memang bergerak di bidang pertanian. Kemudian, Mahyeldi mengatakan dalam telah menganggarkan sepuluh persen APBD untuk sektor pertanian dalam rancangan pembangunan jangka menengah.
 
Selain itu, Sumatra Barat juga dikatakan memiliki sekitar 600 ribu UMKM. Dalam rangka mendukung UMKM, Mahyeldi memiliki target khusus untuk milenial yaitu dengan menghadirkan 100 ribu entrepreneur.
 
Untuk melariskan produk UMKM dan pertanian, Mahyeldi juga menguatkan sektor pariwisata. Mengingat Sumatra Barat pun memiliki potensi wisata yang sudah diakui secara internasional, di antaranya Sawahlunto dan Mentawai.
 
Mahyeldi juga merencanakan agar setiap Kabupaten dapat menghadirkan satu objek wisata unggulan di wilayahnya. Kemudian, komunikasi pun telah dilakukan dengan Menteri Pariwisata dan Kebudayaan untuk segera menghadirkan badan pengelolaan.
 
Untuk mewujudkan hal tersebut memang terdapat berbagai permasalahan. Pada sektor pertanian yang menjadi permasalahan yaitu hasil pertanian dan kualitas produk.
 
Tantangan pada sektor UMKM terletak pada Sumber Daya Manusia (SDM) yang perlu ditingkatkan serta packagingnya. Kemudian, sektor pariwisata yaitu mengenai sinergitas potensi antara provinsi dengan kabupaten kota.
 
“Kalau UMKM tantangannya ada pada SDM yang perlu ditingkatkan dan packagingnya. Pariwisata tentu mensinergikan potensi antara provinsi dan kabupaten kota,” jelas Mahyeldi. (Widya Finola Ifani Putri)
 
(MBM)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif