Deputi Hubungan Antar Lembaga, Sosialisasi, Komunikasi, dan Jaringan BPIP Prakoso (Foto:Dok)
Deputi Hubungan Antar Lembaga, Sosialisasi, Komunikasi, dan Jaringan BPIP Prakoso (Foto:Dok)

BPIP Diharapkan Mampu Berperan Sukseskan Pembangunan Indonesia Timur

Nasional BPIP
Gervin Nathaniel Purba • 22 Juli 2021 20:39
Jakarta: Pembangunan Indonesia bagian timur mulai digencarkan sejak kepemimpinan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Jokowi ingin pembangunan tidak hanya terpusat di Jawa saja, melainkan merata di seluruh wilayah Indonesia.
 
Cita-cita tersebut diwujudkan melalui sejumlah kebijakan untuk memuluskan pembangunan Indonesia bagian timur. Misalnya untuk pembangunan di Papua, Presiden telah mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2017. Lalu, dilanjutkan dengan Inpres Nomor 9 Tahun 2021 tentang Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Papua dan Papua Barat.
 
Menurut Akademisi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politi FISIP Universitas Cenderawasih (FISIP UNCEN) Laus Deo Calvin Rumayom, sejumlah kebijakan telah dibuat, namun belum tersalurkan dengan baik. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Laus melihat ada beberapa permasalahan. Salah satunya koordinasi lintas kementerian yang dinilai tidak berjalan baik. Hal ini menjadi permasalahan mendasar dalam menuntaskan komitmen membangun Indonesia bagian timur.
 
"Ini saya pikir menjadi salah satu masalah Papua. Inpres 9 Tahun 2021 sampai hari ini, program percepatan pembangunan belum dimaksimalkan," kata Laus, dalam diskusi yang diselenggarakan oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) tentang Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia, Pembangunan Nasional di Indonesia Timur, secara virtual, Kamis, 22 Juli 2021.
 
Selain koordinasi lintas kementerian tidak lancar, membangun Papua juga perlu pendekatan dengan tokoh-tokok adat, masyarakat, dan agama setempat untuk bisa memperlancar komunikasi antara pusat dengan masyarakat. Namun, hal yang diinginkan Presiden Jokowi itu pun belum maksimal.
 
BPIP Diharapkan Mampu Berperan Sukseskan Pembangunan Indonesia Timur
Akademisi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politi FISIP Universitas Cenderawasih (FISIP UNCEN) Laus Deo Calvin Rumayom (Foto:Dok)
 
Bagi Laus, peran BPIP sebetulnya sangat besar di sini. BPIP diharapkan bisa menjadi penyambung dan membangun jembatan antara pusat dan daerah guna menyukseskan pembangunan, khususnya di Indonesia bagian timur. 
 
"BPIP seharusnya memiliki anggaran besar dan kalau bisa ada di mana-mana. Turun ke lapangan dan temui tokoh gereja dan agama untuk menjelaskan program pembangunan," kata mantan Tenaga Ahli Madya Deputi V Bidang Politik, Hankam dan HAM, Kantor Staf Presiden (KSP) itu.
 
Peran strategis BPIP dalam pembangunan juga disampaikan pengamat politik Boni Hargens. Dalam hal ini, BPIP dituntut untuk bisa membangun kembali jiwa nasionalis masyarakat, terutama kaum muda yang dinilai sedang menghadapi krisis. 
 
Dalam paparannya, dapat disimpulkan bahwa pembangunan tidak akan berjalan lancar jika masih ada pihak yang memiliki pola pikir radikal yang ingin mengubah ideologi suatu bangsa. Hal ini menjadi tantangan bagi BPIP dalam menyampaikan nilai-nilai Pancasila secara nyata.
 
"Membumikan Pancasila bukan hanya sekadar seminar dan narasi, tapi bagaimana menghadirkan Pancasila dalam jiwa, ruang, dan tindakan aktivitas sosial," kata Boni Hargens.
 
BPIP Diharapkan Mampu Berperan Sukseskan Pembangunan Indonesia Timur
Anggota Dewan Pengarah BPIP Rikard Bangun (Foto:Dok)
 
Sementara itu, Anggota Dewan Pengarah BPIP Rikard Bangun mengatakan pembangunan Indonesia bagian timur artinya bersifat membebaskan. Membangun dari keterbelakangan, ketertinggalan, dan ketidakadilan. 
 
Diskusi yang dibuka oleh Deputi Hubungan Antar Lembaga, Sosialisasi, Komunikasi, dan Jaringan BPIP Prakoso ini diharapkan bisa menjadi momentum untuk mengumpulkan ide-ide dalam mengatasi permasalahan yang menghambat pembangunan Indonesia bagian timur.
 
"Matahari terbit dari timur. Kalau timur ditutup, maka bagian barat akan gelap. Ini menjadi momentum untuk mewujudkan cita-cita pendiri bangsa demi memeratakan pembangunan dan keadilan," ucap Rikard.
 
(ROS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif