NEWSTICKER
KRI dr Soeharso. Foto: Antara/Didik Suhartono
KRI dr Soeharso. Foto: Antara/Didik Suhartono

Penjemputan ABK WNI Via Laut Dikritik

Nasional Virus Korona evakuasi wni
Anggi Tondi Martaon • 22 Februari 2020 18:24
Jakarta: Rencana pemulangan warga negara Indonesia (WNI) anak buah kapal (ABK) Kapal Diamond Princess lewat jalur laut dinilai diskriminasi. Pemerintah harus menjemput via jalur udara seperti halnya WNI di Wuhan, Tiongkok.
 
Pemerintah sendiri recananya mengggunakan rumah sakit apung Kapal Republik Indonesia (KRI) dr Soeharso. Proses penjemputan jalur laut memakan waktu hingga 34 hari sampai kembali lagi ke Tanah Air.
 
"Jadi artinya risiko untuk tertular itu masih ada karena satu lokasi dan area dengan yang sudah positif korona. Pemerintah harus memberlakukan sama dengan WNI yang dari Wuhan kemari. Saya kira ini harus dijemput dengan pesawat juga," kata Anggota Komisi IX DPR Kurniasih Mufidayatikepada Medcom.id, Sabtu, 22 Februari 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kurniasih mengungkapkan, pemerintah bisa mengerahkan pesawat milik TNI. Sehingga, langkah antisipasi lanjutan bisa segera diterapkan kepada mereka.
 
"Apa pun risikonya saya kira ini harus diselamatkan dan di sini lah peran negara hadir untuk bisa membawa 70 sekian yang masih belum positif," ungkap dia.
 
Baca:Pemulangan ABK WNI Via Laut Dinilai Lebih Tepat
 
Penjemputan ABK WNI Via Laut Dikritik

Kapal pesiar Diamond Princess. Foto: AFP/Behrouz Mehri
 
Pemerintah diminta terus memantau kondisi empat WNI yang positif mengidap virus korona. Mereka tidak akan dibawa pulang dan menjalani perawatan di Jepang.
 
"Kebutuhan, perawatan harus dipastikan juga. Jangan berada di kapal lah intinya seperti itu," ujar dia.
 
Seperti diketahui, Rencana pemulangan 74 warga negara Indonesia (WNI) anak buah kapal (ABK) di Kapal Princess Diamond masih dibahas. Pemulangan menunggu keputusan dari Pemerintah Jepang.
 
'Saya kira secepatnya, karena ini juga masih proses diplomasi di Indonesia dan Jepang. Kita harapkan segera ada keputusan sehingga kita bisa langsung menentukan,' kata Jokowi di Riau, Jumat, 21 Februari 2020.
 

(WHS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif