Disebut Kasus Lama, Ini 5 Fakta Oknum Dosen UNJ Lecehkan Mahasiswi (Ilustrasi Medcom.id)
Disebut Kasus Lama, Ini 5 Fakta Oknum Dosen UNJ Lecehkan Mahasiswi (Ilustrasi Medcom.id)

Disebut Kasus Lama, Ini 5 Fakta Oknum Dosen UNJ Lecehkan Mahasiswi

Muhammad Syahrul Ramadhan • 08 Desember 2021 17:57
Jakarta: Jagat media sosial ramai menyoal pelecehan seksual yang dilakukan oknum dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) kepada mahasiswi. Oknum dosen tersebut diketahui berinisial DA.
 
Kepala Humas UNJ Syaifudin membenarkan dugaan kasus pelecehan seksual itu. Pasalnya, salah satu mahasiswi yang merasa dilecehkan telah melapor ke Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNJ.
 
"BEM UNJ sudah menyampaikan ke pihak pimpinan (rektorat) kemarin," kata Syaifudin, Rabu, 8 Desember 2021.
 
Berikut lima fakta kasus dugaan pelecehan oknum dosen UNJ.

1. Melakukan sexting

DA diduga melakukan pelecehan seksual dalam bentuk pesan-pesan teks bernada menggoda atau sexting.

2. Isi pesan DA

Beredar di media sosial tangkap layar diduga obrolan korban dengan DA. Percakapan itu dibagikan akun twitter @AREAJULID pada Senin, 6 Desember 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


 Tangkapan layar percakapan sexting diduga dosen UNJ kepada mahasiswi. Twitter.
( Tangkapan layar percakapan sexting diduga dosen UNJ kepada mahasiswi. Twitter.)
 
Berikut isi lengkap percakapan diduga pelecehan seksual sexting oleh dosen UNJ:
Percakapan WhatsApp 16 November 2018
Korban:
"Assalamualaikum Pak, saya A***** Pak, hari ini Bapak ada di idb tidak ya Pak karena saya mau bimbingan, terima kasih Pak. Dan jam berapa ya Pak bisa bimbingannya, terima kasih Pak sebelumnya"
 
Dosen UNJ:
"Walaikumsalam, A***** I love kamu, mau kah kamu menikah dengan saya?"
"Sayangku, bangun. Yuk salat Subuh"
"Slamat malming yang indah"
 

Percakapan WhatsApp 25 Januari 2019
Dosen UNJ:
"Gimana nasib hubungan kita? Kamu enggak ada respons positif A*****"
 
Korban:
"Terima kasih Pak, ditunggu di Gedung H ya Pak, lantai ruang 307. Ini saya sudah bersama Bu Mari"
 
Dosen UNJ:
"A***** I love you. Sebentar lagi kamu diwisuda, tinggalkan saya. Kita akan enggak ketemu lagi. Lamaran saya gimana? Enggak pernah ada jawaban. Terbang bersama angin"
"Kita akan berpisah dan bersuami orang lain".

3. UNJ panggil  DA

Kepala Humas UNJ Syaifudin mengatakan oknum dosen DA. Termasuk juga Dekan dan Ketua Program Studi untuk untuk dimintai keterangan.
 
"Pihak UNJ sendiri mendalami dulu kasusnya dengan memanggil Dekan, Ketua Program Studi yang bersangkutan dan oknum dosen untuk dimintai keterangan terkait kasus yang terjadi," kata Kepala Humas UNJ Syaifudin kepada Medcom.id, Rabu, 8 Desember 2021.

4. Bakal diserahkan ke polisi

Kasus DA akan pindah ke kepolisian jika memenuhi unsur pidana. "Jika memang ada pihak yang dirugikan serta melanggar hukum pidana, maka kasus ini akan diserahkan ke pihak kepolisian sebagai lembaga yang berwenang," kata Syaifudin.

5. Kasus lama


Syaifudin mengungkapkan kasus ini merupakan kasus lama. Hal ini diketahui dari laporan
aduan yang diakomodasi oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNJ. Dari laporan itu, diketahui pula jika pelecehan seksual yang dilakukan oknum dosen DA terjadi beberapa tahun lalu.  
 
"Kasus ini sudah terjadi beberapa tahun lalu dan baru terungkap saat ini oleh para korban," terang dia.
 
(RUL)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif