Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate/Istimewa
Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate/Istimewa

Menkominfo Dorong Pengembangan Tata Kelola Data Global

Nasional Kominfo transformasi digital Johnny Gerard Plate
Whisnu Mardiansyah • 26 April 2022 01:59
Jakarta: Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate mengapresiasi inisiatif United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD) untuk membahas ide tentang data dan digitalisasi untuk pembangunan ekonomi sosial. Johnny mengajak semua untuk menumbuhkan kesadaran global akan tata kelola data global.
 
“Kami berharap pembahasan ini dapat membawa dampak positif seperti perdagangan internasional yang pesat dan pertumbuhan ekonomi sosial,” ungkapnya dalam Sesi High Level Dialogue: Towards Digital and Data Governance for All UNCTAD e-Commerce Week di Jakarta, Senin, 25 April 2022.
 
Menurut Johnny, Indonesia mencatat dengan keprihatinan yang mendalam kemajuan dan implementasi transformasi digital masih mengalami beberapa tantangan. Padahal, transformasi digital sebenarnya dapat mempercepat pertumbuhan di banyak sektor.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Sebaliknya, isu kesenjangan digital tetap ada. Hal ini dapat memberikan dampak berupa pemerataan akses konektivitas, lamanya konsensus global tentang regulasi data, serta sumber keterampilan digital dan literasi digital yang diperlukan untuk memanfaatkan teknologi digital secara bertanggung jawab, dan produktif,” jelasnya.
 
Baca: Menkominfo Dorong Kesetaraan Gender di Sektor Kewirausahaan Digital
 
Johnny menekankan arti penting pembahasan mengenai konektivitas jaringan fisik dan interkonektivitas sosial, serta keamanan digital. Ini harus menjadi perhatian untuk menemukan pendekatan tata kelola inovatif guna mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan serta mengurangi risiko lebih lanjut akibat teknologi internet.
 
“Dengan membahas berbagai pandangan pada pertemuan ini, Indonesia berharap para anggota dapat berdiskusi lebih lanjut dan dapat mengidentifikasi bidang-bidang baru yang dapat disepakati oleh negara-negara tersebut,” ungkapnya.
 
Johnny menyatakan Pemerintah Indonesia mengajak UNCTAD untuk mengembangkan kerangka kerja komprehensif yang memfasilitasi dialog antarpemangku kepentingan, termasuk tentang tata kelola data global.
 
“Dialog kolaboratif ini diperlukan untuk mengumpulkan pandangan pemangku kepentingan tentang penerapan prinsip aliran data dan mendukung aliran data lintas batas yang lebih tepercaya dengan lebih menyoroti berbagai aspek dari masalah ini,” ungkapnya.
 
Pemerintah Indonesia berkomitmen secara konstruktif untuk berkontribusi dalam pembahasan data free-flow with trust dan cross-border data flow sebagai katalisator dalam berbagai pertemuan organisasi internasional.
 
“Dalam Presidensi G20 Indonesia tahun 2022, terutama dalam pertemuan Digital Economy Working Group dan Digital Economy Minister Meeting, pembahasan itu akan didorong lebih intensif. Saya berharap diskusi pada hari ini dapat bermanfaat dan memperkaya pembahasan,” tuturnya.
 
(WHS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif