Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dok. Medcom.id
Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dok. Medcom.id

Pesan Presiden ke Korban Kerusuhan di Kanjuruhan: Semangat dan Segera Sembuh

MetroTV • 05 Oktober 2022 14:48
Malang: Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjenguk seluruh korban kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur. Dia berpesan agar seluruh pasien fokus kepada proses penyembuhannya.
 
"Tadi saya berpesan kepada para pasien korban di stadion agar tetap semangat dan segera sembuh sehingga bisa beraktivitas kembali," ujar Jokowi di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Saiful Anwar, Malang, Rabu, 5 Oktober 2022.
 
Dia meminta para korban tidak pusing memikirkan biaya perawatan. Dia menjamin pemerintah akan menanggung seluruh biayanya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tadi saya menyampaikan kepada para pasien korban bahwa seluruh biaya perawatan ditanggung pemerintah pusat dan pemerintah daerah," ucap dia.
 

Baca: Tegas! Presiden Perintahkan Kasus Kanjuruhan Harus Diusut Tuntas


Jokowi juga sempat bertemu dengan pihak keluarga yang menjadi korban meninggal dalam kerusuhan di Stadion Kanjuruhan. Jokowi menyampaikan pemerintah akan memberikan sedikit santunan kepada korban meninggal.
 
"Sehingga bisa meringankan beban keluarga dan kerabat korban," kata dia.
 
Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, pecah usai pertandingan Arema FC vs Persebaya, pada Sabtu malam, 1 Oktober 2022. Dalam pertandingan ini, Arema kalah dengan skor 3-2 dari Persebaya Surabaya.
 
Insiden bermula saat beberapa suporter Arema memasuki lapangan usai pertandingan tersebut. Tak beberapa lama, ratusan Aremania memenuhi lapangan Kanjuruhan.
 
Mereka mendatangi para pemain. Beberapa ada yang melayangkan protes hingga memeluk pemain. Polisi lantas menghadang para suporter itu. Pihak keamanan juga menggiring para pemain masuk ke ruang ganti.
 
Kemudian, polisi tiba-tiba menembakkan gas air mata untuk membubarkan suporter yang masuk ke lapangan. Gas air mata itu tak hanya ditembakkan ke lapangan, tetapi juga ke arah tribun penonton yang kemudian memicu kepanikan suporter.
 
Berdasarkan data terbaru, 131 orang meninggal dunia buntut insiden maut itu. Lalu, 29 orang luka berat, luka sedang 30 orang, dan luka ringan 406 orang.
 
(AZF)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif