Jakarta: Ketua Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait menyesalkan keputusan PB Djarum menghentikan audisi umum beasiswa bulu tangkis. Keputusan itu dinilai emosional.
"Bedakan dong, mana soal utamanya. Audisi untuk cari bibit baru sangat baik dan harus dilanjutkan tapi brand image-nya harus dievaluasi," kata Arist di Jakarta, Minggu 8 September 2019.
Arist menyebut permasalahan yang dipersoalkan ialah logo Djarum yang muncul di mana-mana, seperti sepatu, ikat kepala, dan masih banyak lagi. Dia menyebut penyebutan Djarum sudah pasti mengacu pada rokok.
Mereka khawatir hal ini sama saja mengenalkan zat adiktif itu pada ribuan anak yang ikut beasiswa. "Kita lihat ada eksploitasi di sana yaitu dengan brand image Djarum yang sangat luar biasa, ya namanya eksploitasi dan ini perintah undang-undang," kata Arist.
PB Djarum resmi menghentikan audisi umum beasiswa bulu tangkis pada 2020 mendatang. Langkah itu diambil usai ada tekanan dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) yang menganggap Djarum mengeksploitasi anak untuk mempromosikan produk rokok.
KPAI menganggap logo dan warna yang digunakan dalam audisi umum beasiswa bulu tangkis tidak lepas dari brand image produk rokok Djarum. Karena itu, KPAI meminta Djarum untuk menghilangkan unsur yang berkaitan dengan brand rokok tersebut.
"Pada audisi kali ini juga saya sampaikan sebagai ajang untuk pamit sementara waktu, karena di tahun 2020 kita memutuskan untuk menghentikan audisi umum," kata Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin.
Jakarta: Ketua Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait menyesalkan keputusan PB Djarum menghentikan audisi umum beasiswa bulu tangkis. Keputusan itu dinilai emosional.
"Bedakan dong, mana soal utamanya. Audisi untuk cari bibit baru sangat baik dan harus dilanjutkan tapi brand
image-nya harus dievaluasi," kata Arist di Jakarta, Minggu 8 September 2019.
Arist menyebut permasalahan yang dipersoalkan ialah logo Djarum yang muncul di mana-mana, seperti sepatu, ikat kepala, dan masih banyak lagi. Dia menyebut penyebutan Djarum sudah pasti mengacu pada rokok.
Mereka khawatir hal ini sama saja mengenalkan zat adiktif itu pada ribuan anak yang ikut beasiswa. "Kita lihat ada eksploitasi di sana yaitu dengan
brand image Djarum yang sangat luar biasa, ya namanya eksploitasi dan ini perintah undang-undang," kata Arist.
PB Djarum resmi menghentikan audisi umum beasiswa bulu tangkis pada 2020 mendatang. Langkah itu diambil usai ada tekanan dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) yang menganggap Djarum mengeksploitasi anak untuk mempromosikan produk rokok.
KPAI menganggap logo dan warna yang digunakan dalam audisi umum beasiswa bulu tangkis tidak lepas dari
brand image produk rokok Djarum. Karena itu, KPAI meminta Djarum untuk menghilangkan unsur yang berkaitan dengan brand rokok tersebut.
"Pada audisi kali ini juga saya sampaikan sebagai ajang untuk pamit sementara waktu, karena di tahun 2020 kita memutuskan untuk menghentikan audisi umum," kata Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(REN)