Barang bukti benih lobster yang berhasil diamankan oleh petugas. (Foto: Dokumentasi KKP)
Barang bukti benih lobster yang berhasil diamankan oleh petugas. (Foto: Dokumentasi KKP)

Digagalkan, Penyelundupan Benih Lobster Senilai Rp30,8 Miliar

Nasional penyelundupan
Ilham Pratama Putra • 14 Mei 2019 21:25
Jakarta: Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Stasiun Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SKIPM) berhasil gagalkan penyelundupan 205.370 ekor benih lobster (BL) senilai Rp30,8 miliar di Provinsi Jambi. BL berhasil diselamatkan dalam tiga kali operasi pengamanan pada Senin 13 Mei 2019.
 
KKP yang bekerja sama dengan Direktorat Polairud Polda Jambi melakukan penangkapan pertama di kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi. Saat penangkapan pertama, sebanyak 46.500 BL diamankan petugas dari mobil Innova dengan nomor polisi BH 1129 MJ.
 
Dalam operasi penangkapan ini, Direktur Polairud Polda Jambi, Kombes Pol. Fauzi Bakti menjelaskan penangkapan kedua juga terjadi ditempat yang sama. Sebanyak 78.000 BL disita petugas dari satu mobil Xenia bernomor polisi BH 1460 HW.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Atas dua temuan tersebut, tim gabungan Polairud Polda Jambi dan SKIPM Jambi melakukan pengembangan kasus. Akhirnya polisi kembali mendapatkan 81.000 BL siap kirim di sebuah rumah di Jalan Sari Bakti, Kelurahan Alam Barajo, Kota Jambi.
 
“Jadi total sekitar 205.370 BL yang berhasil kita selamatkan,” tutur Kombes Pol. Fauzi Bakti dalam gelaran konferensi pers di Jambi, Selasa 14 Mei 2019.
 
Dalam operasi ini diamankan enam orang tersangka. Di antaranya, pelaku berinisial KH warga negara Tiongkok, dan lima orang warga negara Indonesia, yaitu LC dan HR sebagai penerjemah, serta ZI, PA, dan AI sebagai pekerja.
 
Fauzi menambahkan, jika BL tersebut diduga didatangkan dari Pulau Jawa dan ditampung sementara di Jambi untuk dilakukan pengemasan ulang. Selanjutnya BL tersebut akan dikirim menuju Singapura.
 
Barang bukti BL selanjutnya diserahkan kepada SKIPM Jambi untuk dilakukan pelepasliaran di Kawasan Konservasi TWP Pulau Pieh, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat. Sementara para tersangka ditahan di Mako Polairud Polda Jambi untuk proses hukum lebih lanjut.
 
Diketahui, sepanjang 2019 hingga saat ini tim gabungan KKP, SKIPM, dan polisi telah berhasil diselamatkan sekitar 1,6 juta BL. Jumlah BL tersebut ditaksir senilai dengan 260 miliar rupiah.
 
Adapun para pelaku penyelundupan BL ini, dapat dijerat dengan Pasal 16 ayat (1) Jo Pasal 88 Jo Pasal 7 ayat (2) Undang-Undang Nomor 31 tahun 2004 tentang Perikanan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 45 tahun 2009 Jo Pasal 55, 56 KUHPidana, dengan ancaman pidana penjara selama 6 tahun dan denda Rp1,5 miliar.
 

(EKO)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif