Mendes PDTT Eko Putro Sandjojo (Foto:Dok.Kemendes PDTT)
Mendes PDTT Eko Putro Sandjojo (Foto:Dok.Kemendes PDTT)

Dana Desa untuk Pemberdayaan Perempuan dan Anak

Nasional Berita Kemendes PDTT
M Studio • 24 April 2019 22:21
Banten: Salah satu faktor penyebab terjadinya kekerasan terhadap perempuan dan anak yakni akibat permasalahan kemiskinan dan pendidikan.
 
Oleh karena itu, untuk menekan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak, pemerintah berupaya mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan pendidikan.
 
Pemerintah melalui Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) sejak 2015 hingga 2019 menggelontorkan dana desa senilai Rp257 triliun.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sejumlah pembangunan telah dilakukan melalui dana desa, yaitu membangun Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang lebih dari 50 ribu unit, Posyandu sebanyak hampir 25 ribu, Polindes sebanyak hampir 10 ribu, dan pembangunan lainnya yang terdapat kaitannya dengan perempuan dan anak.
 
"Dengan dana desa telah terbangun hampir satu juta unit sarana air bersih yang manfaatnya sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup anak-anak dan masyarakat desa. Itu semua dibangun atas inisiatif desa dan dilaksanakan oleh keluarga-keluarga, termasuk kaum perempuan di desa," kata Menteri Desa PDTT Eko Putro Sandjojo, dalam siaran persnya.
 
Menteri Eko menambahkan bahwa dengan adanya dana desa yang digunakan untuk pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa dapat menjadi salah satu faktor pengurangan angka kemiskinan di Indonesia menjadi single digit yakni 9,66 persen.
 
Selain itu, juga dapat mengurangi angka desa tertinggal di Indonesia dan mengurangi angka stunting atau kekurangan gizi pada anak.
 
"Selain itu, kaum perempuan juga bisa turut serta dalam mengelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Pendamping desa bisa dimanfaatkan dalam hal memberikan penyuluhan terhadap kaum perempuan di desa. Kami yakin, keterlibatan perempuan juga akan membawa dampak yang signifikan dalam pembangunan Indonesia untuk terus maju dan berkembang," kata Menteri Eko.
 

(ROS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif