Juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito. Dok. Istimewa
Juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito. Dok. Istimewa

Kasus Kematian Covid-19 Paling Banyak dari Penderita Diabetes Melitus

Theofilus Ifan Sucipto • 25 Maret 2022 04:13
Jakarta: Diabetes melitus merupakan penyakit penyerta yang paling banyak ditemukan dari korban meninggal akibat covid-19. Upaya melindungi kelompok rentan mesti dilakukan bersama.
 
“Pasien dengan komorbid ini juga berkontribusi pada tingginya angka kematian covid-19,” kata juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito dalam keterangan tertulis, Kamis, 24 Maret 2022.
 
Wiku menjelaskan diabetes melitus berhubungan dengan sel bagian dalam pembuluh darah atau sel endotel. Sel ini sangat berperan pada infeksi covid-19.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Sistem kekebalan tubuh pasien mengalami penurunan sehingga berpengaruh kepada produksi antibodi yang terbatas untuk melawan infeksi,” papar dia.
 
Wiku mendorong orang dengan penyakit diabetes melitus rutin memantau kondisi kesehatannya. Caranya, memastikan gula darah dalam rentang normal dan rutin berkonsultasi dengan dokter.
 
“Termasuk konsultasi sebelum divaksinasi covid-19, serta mencukupi kebutuhan gizi dengan diet harian membatasi atau menghindari konsumsi gula,” ujar dia.
 
Baca: 4 Hari Beruntun, Jabar Sumbang Kasus Covid-19 Terbanyak
 
Wiku mengajak kelompok masyarakat lainnya melindungi kelompok rentan dengan segera melengkapi dosis vaksin serta penguat atau booster. Supaya kekebalan kelompok terbentuk dan meminimalkan potensi penularan covid-19.
 
“Vaksin terbaik adalah vaksin yang paling cepat kita dapatkan karena semua jenis vaksin sama efektifnya,” tutur dia.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif