Jakarta: Menteri Sosial era Presiden Soeharto, Nani Soedarsono dianggap sebagai salah satu pejuang wanita. Sebab, banyak nilai-nilai perjuangan yang dilakukan Nani semasa hidup.
"Bu Nani Soedarsono kami kenal sebagai seorang pejuang. Pejuang bagi keluarganya, pejuang bagi setiap orang dan pejuang bagi negara," ucap menantu Nani Soedarsono, Manfaluthy Hakim kepada Medcom.id di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Minggu, 17 Februari 2019.
Dia menyebutkan, sikap pejuang Nani telah terlihat dari sejak muda. Sejak dulu, Nani sudah aktif dalam banyak organisasi, sehingga dia diamanatkan menjadi salah satu menteri di era Soeharto.
"Dari sejak gadis memang dia sudah berjuang untuk Indonesia, beliau mengurus adik-adiknya sendirian, jaid beliau memang wanita pejuang. Dia sendiri dibesarkan dan dididik oleh eyangnya," jelas dia.
Menteri Sosial era Presiden ke-2 RI Soeharto, Nani Soedarsono meninggal dunia di RS Medistra, Jakarta, pada Sabtu, 16 Februari 2019, pukul 15.10 WIB. Pagi tadi, jenazah Nani juga sudah dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP), Kalibata, Jakarta.
Sejumlah pejabat turut hadir dalam pemakaman Nani pagi tadi. Mulai dari Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial (Kemensos) Hartono Laras, Politisi Senior Golkar Akbar Tandjung, mantan Menteri Negara Perumahan Rakyat dan Permukiman Theo Sambuaga, dan pejabat-pejabat lainnya.
"Sekjend Kemensos sebagai inspektur upacara pada saat pemakaman di TMP Kalibata, sesepuh Golkar Akbar Tandjung, Theo Sambuaga dan kawan-kawan beliau di masa muda yang aktif di pemerintahan," ujarnya.
Baca: Mantan Mensos Era Orde Baru Wafat
Nani menjabat sebagai Menteri Sosial pada 1983 hingga 1988. Dia juga pernah memegang sejumlah jabatan penting, seperti Wakil Ketua DPP Golkar, anggota Komisi III DPR, Sekjen Kowani, dan Ketua Umum Himpunan Wanita Karya.
Nani Soedarsono lahir di Purwodadi, Grobogan, Jawa Tengah, 28 Maret 1928. Dia merupakan alumni Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada dan aktif di organisasi sosial serta politik.
Nani menikah dengan Soedarsono pada 1953 yang merupakan teman kuliahnya di FH UGM. Pasangan ini dikaruniai seorang putra dan dua putri.
Jakarta: Menteri Sosial era Presiden Soeharto, Nani Soedarsono dianggap sebagai salah satu pejuang wanita. Sebab, banyak nilai-nilai perjuangan yang dilakukan Nani semasa hidup.
"Bu Nani Soedarsono kami kenal sebagai seorang pejuang. Pejuang bagi keluarganya, pejuang bagi setiap orang dan pejuang bagi negara," ucap menantu Nani Soedarsono, Manfaluthy Hakim kepada
Medcom.id di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Minggu, 17 Februari 2019.
Dia menyebutkan, sikap pejuang Nani telah terlihat dari sejak muda. Sejak dulu, Nani sudah aktif dalam banyak organisasi, sehingga dia diamanatkan menjadi salah satu menteri di era Soeharto.
"Dari sejak gadis memang dia sudah berjuang untuk Indonesia, beliau mengurus adik-adiknya sendirian, jaid beliau memang wanita pejuang. Dia sendiri dibesarkan dan dididik oleh eyangnya," jelas dia.
Menteri Sosial era Presiden ke-2 RI Soeharto, Nani Soedarsono meninggal dunia di RS Medistra, Jakarta, pada Sabtu, 16 Februari 2019, pukul 15.10 WIB. Pagi tadi, jenazah Nani juga sudah dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP), Kalibata, Jakarta.
Sejumlah pejabat turut hadir dalam pemakaman Nani pagi tadi. Mulai dari Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial (Kemensos) Hartono Laras, Politisi Senior Golkar Akbar Tandjung, mantan Menteri Negara Perumahan Rakyat dan Permukiman Theo Sambuaga, dan pejabat-pejabat lainnya.
"Sekjend Kemensos sebagai inspektur upacara pada saat pemakaman di TMP Kalibata, sesepuh Golkar Akbar Tandjung, Theo Sambuaga dan kawan-kawan beliau di masa muda yang aktif di pemerintahan," ujarnya.
Baca: Mantan Mensos Era Orde Baru Wafat
Nani menjabat sebagai Menteri Sosial pada 1983 hingga 1988. Dia juga pernah memegang sejumlah jabatan penting, seperti Wakil Ketua DPP Golkar, anggota Komisi III DPR, Sekjen Kowani, dan Ketua Umum Himpunan Wanita Karya.
Nani Soedarsono lahir di Purwodadi, Grobogan, Jawa Tengah, 28 Maret 1928. Dia merupakan alumni Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada dan aktif di organisasi sosial serta politik.
Nani menikah dengan Soedarsono pada 1953 yang merupakan teman kuliahnya di FH UGM. Pasangan ini dikaruniai seorang putra dan dua putri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(DMR)