Presiden ke-5 Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri dalam peluncuran buku The Brave Lady - Medcom.id/Arga Sumantri.
Presiden ke-5 Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri dalam peluncuran buku The Brave Lady - Medcom.id/Arga Sumantri.

Menteri Kabinet Gotong Royong Menghadiahi Megawati Buku

Nasional megawati
Arga sumantri • 23 Januari 2019 19:53
Jakarta: Presiden kelima Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri resmi meluncurkan bukunya bertajuk The Brave Lady. Buku itu diluncurkan bertepatan dengan perayaan hari ulang tahun ke-72 Megawati di Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta.
 
Mega bercerita buku ini berisi testimoni dari para menteri kabinet Gotong Royong. Mega menyebut ide buku ini muncul dari seorang mantan wartawati Christine Samah.
 
Christine beberapa kali meminta Mega menuliskan riwayat hidup sebagai satu-satunya presiden perempuan di Indonesia. Mega sempat menolak karena baginya cerita yang ada lebih banyak duka daripada suka.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Daripada nanti berurai air mata terus saat wawancara, jadi kapan-kapan saja nanti kalau saya lagi senang," kata Megawati di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Rabu, 23 Januari 20197
 
Rupanya, kata Mega, proses pembuatan buku itu berjalan diam-diam. Selain Christine, buku itu dikerjakan Rokhmin Dahuri dan Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto.
 
"Kemudian diberitahu akan diluncurkan. Jadi yang tanggung jawab bukan saya," ucap Megawati.
 
(Baca juga:Doa Jokowi untuk Megawati)
 
Penulis buku The Brave Lady adalah mantan menteri di kabinet Gotong Royong, Poernomo Yusgiantoro. Sementara Rokhmin Dahuri menjadi editor buku tersebut.
 
Menurut Rokhmin, salah satu alasan menulis buku ini karena ingin bangsa Indonesia maju dan makmur. Salah satu kunci mencapai itu adalah penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Dan itu juga dibuktikan dengan produktivitas bangsa dalam menulis buku.
 
Selain itu, buku ini juga merupakan sebuah penegasan bagaimana kebijakan-kebijakan Megawati sebagai The Brave Lady, yang ditulis 21 menteri Kabinet Gotong Royong.
 
"Apa yang ada di buku ini juga menjadi pelajaran dan mana yang baik diteruskan," ungkap Rokhmin.
 
Launching buku dihadiri sejumlah mantan menteri Kabinet Gotong Royong pimpinan Megawati-Hamzah Haz. Mereka yakni Hatta Rajasa, Pernomo Yusgiantoro, Boediono, Rokhmin Dahuri, Faisal Tamin, Hasan Wirajuda, Yusril Ihza Mahendra, dan Kwik Kian Gie. Hadir pula mantan Kapolri Dai Bachtiar.
 
Sejumlah menteri Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo juga tampak hadir, antara lain Menteri Pertanian Amran Sulaiman dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. Hadir juga Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Seskab Pramono Anung, serta Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto.
 
Adapula mantan Wapres Try Sutrisno. Buku itu juga diserahkan kepada Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla.

 

(REN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi