Grafik Flightradar Rekam Aktivitas Abnormal Penerbangan JT610
Grafik aktivitas penerbangan Lion Air JT610 berdasarkan flightradar. (Foto: Metro TV)
Jakarta: Grafik flightradar menunjukkan ada aktivitas tidak normal dalam penerbangan Lion Air JT610 rute Jakarta-Pangkal Pinang. Setelah pesawat terbang meninggalkan landasan, fluktuasi antara ketinggian dan kecepatan terekam tidak wajar. 

"Berdasarkan kecepatan dan ketinggian, pesawat sempat naik kemudian turun tajam, naik lagi, lalu turun, dan tidak mampu mempertahankan ketinggian secara stabil dengan durasi hanya sekitar 6 menit. Itu tidak wajar," ujar Pengamat Penerbangan Alvin Lie dalam Breaking News Metro TV, Selasa, 30 Oktober 2018.

Alvin mengatakan dibandingkan dengan penerbangan JT610 pada 28 Oktober atau sehari sebelum peristiwa kecelakaan, ketinggian dan kecepatan terekam mulus. Kendati ada guncangan, fluktuasinya tidak sampai seperti JT610 yang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Karawang, Jawa Barat. 


"Ini kecepatannya tidak stabil. Pesawat naik langsung sampai 300 knot lalu turun lagi. Kalau pun guncangan pesawat terjadi karena cuaca buruk, pergerakannya tidak seperti itu," kata dia.

Merujuk pada grafik flightradar, Alvin menilai ada operasional pesawat yang tidak normal. Ketidaknormalan itu bisa terjadi karena berbagai sebab. Misalnya ada masalah dengan mesin atau kendala pada sistem kemudi pesawat.

Kendati demikian, Alvin mengaku tidak dapat berspekulasi. Pun dengan kabar bahwa pilot pesawat JT610 sempat menghubungi air traffic control (ATC) bahwa ada hambatan dalam sistem kendali, ia tak bisa memastikan.

"Yang bisa mengonfirmasi hanya ATC karena bahan yang dimiliki saat ini hanya rekaman radar dan rekaman suara dari ATC serta log book perawatan pesawat yang ada di maskapai dan pesawat itu sendiri," ungkapnya.





(MEL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id