Foto mendiang Sumarti Ningsih, TKW korban mutilasi di Hongkong, yang tersimpan di rumahnya di Desa Gandrungmangu, Cilacap, Jateng, Senin (3/11/2014).Ant//Idhad Zakaria).
Foto mendiang Sumarti Ningsih, TKW korban mutilasi di Hongkong, yang tersimpan di rumahnya di Desa Gandrungmangu, Cilacap, Jateng, Senin (3/11/2014).Ant//Idhad Zakaria).

Polri Gandeng Interpol Usut Pembunuhan Sumarti di Hong Kong

Lukman Diah Sari • 04 November 2014 12:02
medcom.id, Jakarta: Polri melibatkan Interpol guna mengusut kasus kematian Sumarti Ningsih, 25. Perempuan asal asal Cilacap, Jawa Tengah, yang menjadi pekerja seks di Hong Kong, itu dibunuh oleh Rurik Jutting, bekas bankir muda asal Inggris yang hijrah ke Negeri Singa.
 
"Saat ini sedang dalam proses. Sedang dikoordinasikan. Kita punya staf teknis Polri di Hong Kong dan Tim DVI (Disaster Victim Identification) yang hebat di Jakarta. Hasil masih saya tunggu," kata Sekretaris NBC Interpol Mabes Polri Brigjen Setyo Wasisto di Jakarta, Selasa (4/11/2014).
 
Jutting dicokok di apartemennya, Sabtu (1/11/2014) dini hari. Laporan Daily Mail, Senin (3/11/2014), menyebutkan petugas yang tiba di apartemen pelaku di lantai 31, menemukan dua korban: Lorena Ruri, PSK asal Filipina, dan Sumarti.

Ruri ditemukan terkapar dengan luka parah di bagian leher. Sementara jasad Sumarti didapati sudah membusuk di dalam koper.
 
Jasad Sumarti diperkirakan sudah lima hari berada di TKP. Tangan dan kaki perempuan 25 tahun itu diikat tali, dengan kepala yang nyaris terputus dari badan.
 
Mainan seks dan narkotika jenis kokain juga ditemukan di TKP bersama pisau sepanjang 12 inci. Menurut surat kabar lokal Hong Kong Ming Pao, pelaku bernama Rurik Jutting berbicara tak jelas saat digerebek polisi.
 
Rurik, 29, meninggalkan pekerjaannya sebagai bankir dan pindah ke Hong Kong sejak setahun lalu. Pria yang mengaku sebagai psikopat gila itu adalah lulusan Universitas Cambridge, Inggris.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ICH)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan