Commuter Line Siap Layani Penumpang di Libur Lebaran

Siti Yona Hukmana 07 Juni 2018 19:34 WIB
krllebaran
Commuter Line Siap Layani Penumpang di Libur Lebaran
Direktur Utama PT KCI Wiwik Widayanti. Medco,.id/ Siti Yona H
Jakarta: PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) menyatakan siap untuk melayani para pengguna jasa Kereta Rel Listrik (KRL) selama musim libur Lebaran 2018. Direktur Utama PT KCI Wiwik Widayanti mengatakan telah menambah fasilitas maupun petugas untuk pelayanan dan keselamatan penumpang. 

"Tambahan fasilitas dihadirkan dalam bentuk loket portabel, dan penataan alur untuk keluar-masuk penumpang di stasiun," kata Wiwik di Restoran Aroma Sedap, Jalan Teuku Cik Ditiro Nomor 43, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis, 7 Juni 2018.

Wiwik mengatakkan pihaknya menambah personil pengamanan, pelayanan, serta mendirikan posko angkutan lebaran yang diikuti seluruh karyawan. Menurut Wiwik penambahan fasilitas ini dapat mempermudah pengguna KRL bertransaksi. 


Selain itu Wiwik juga mengatakan PT KCI menyiapkan 233 unit vending machine, 192 loket manual, dan 38 loket portable yang disebar di 79 stasiun. Ia menjelaskan loket portable akan difungsikan di stasiun-stasiun yang berpotensi terjadi kenaikan jumlah penumpang.

"Loket portable itu akan disediakan di setiap stasiun, seperti di Stasiun Bogor sebanyak sembilan unit, Bekasi dua unit, Jakarta Kota empat unit, dan Rangkasbitung sejumlah tiga unit," tutur dia.

Sementara untuk mengurangi antrian di loket maupun vending machine, kata dia, pengguna dapat memilih untuk membeli Tiket Harian Berjaminan (THB) yang dapat dibeli langsung untuk perjalanan pergi pulang (PP). Wiwik mengingatkan THB PP ini hanya berlaku untuk pengguna yang stasiun tujuan awal dan akhir sama ketika keberangkatan dan kembali.

Selain THB pengguna yang ingin membeli Kartu Multi Trip (KMT), lanjut Wiwik, dapat membeli di luar loker pada sejumlah stasiun besar.  Ia mengatakan KCI telah menyiapkan petugas untuk loket pembelian KMT.  

Ia mengimbau para pengguna THB maupun KMT agar tidak perlu khawatir ketika mengalami salah relasi ataupun saldo kurang saat hendak keluar di stasiun tujuan. 

"Para pengguna cukup mengakses layanan penyelarasan tarif (fare adjustment) yang tersedia melalui mesin, loket, maupun akan dibantu oleh petugas," terang Wiwik.

Lebih jauh dirinya menambahkan di sejumlah stasiun padat penumpang PT KCI akan menurunkan seluruh karyawannya yang bukan merupakan frontliner untuk ditugaskan secara bergantian mengikuti posko lebaran. Hal itu dinilai dapat membantu pelayanan di stasiun selama masa angkutan lebaran. 

"Sejumlah upaya ini merupakan respon PT KCI terhadap jumlah pengguna yang terus meningkat dan semakin ramai pada masa angkutan lebaran," tandas Wiwik. 




(SCI)