Masyarakat Diminta Tenang Tanggapi Insiden di Mako Brimob
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen M Iqbal.
Depok: Polisi meminta masyarakat tenang menanggapi insiden kerusuhan di Rumah Tahanan (Rutan) Markas Komando Korps Brigade Mobile (Mako Brimob) Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Pasalnya, banyak foto, video, dan informasi beredar yang belum jelas kebenarannya.

"Kami mengimbau masyarakat tetap tenang agar tidak terhasut dengan semua informasi di media sosial," kata Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Mohammad Iqbal di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Rabu, 9 Mei 2018.

Iqbal juga meminta masyarakat tidak gampang menyebarkan informasi, baik berupa gambar atau tulisan yang belum jelas kebenarannya. Publik diminta menyaring betul informasi yang didapat.


"Mari kita saring dahulu, sebelum memvonis itu benar," ujarnya.

Iqbal memastikan, polisi masih melakukan sejumlah tindakan untuk mengusut insiden ini. Poliai belum bisa memerinci kronologis maupun musabab pasti kerusuhan terjadi.

"Yang jelas saat ini situasi dapat dikendalikan, doakan saja kami dapat menuntaskan insiden ini," ungkap Mantan Kapolresta Surabaya itu.

Kerusuhan dikabarkan pecah di Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Selasa, 8 Mei malam. Informasi yang dihimpun, kerusuhan melibatkan narapidana teroris dengan anggota Densus 88.

Banyak foto beredar menggambarkan kondisi Rutan Mako Brimob usai insiden kerusuhan. Mulai dari gambar sejumlah pecahan kaca, beberapa senjata, seorang diduga napi terluka, hingga video diduga situasi di dalam Rutan. Namun, seluruh gambar yang beredar itu belum bisa dikonfirmasi kebenarannya.

Kerusuhan di Mako Brimob memang bukan kali pertama. Insiden kerusuhan pernah terjadi pula pada November 2017.





(AGA)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360