Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menyelenggarakan kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Pembinaan Ideologi Pancasila Bagi Pendongeng, Youtuber, dan Influencer di Kartika Plaza Hotel Bali, pada 9-13 Desember 2019 (Foto:Dok.BPIP)
Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menyelenggarakan kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Pembinaan Ideologi Pancasila Bagi Pendongeng, Youtuber, dan Influencer di Kartika Plaza Hotel Bali, pada 9-13 Desember 2019 (Foto:Dok.BPIP)

BPIP Ajak Milenial Lawan Konten Negatif dengan Cara Kreatif

Nasional BPIP
M Studio • 11 Desember 2019 15:15
Bali: Dalam menyosialisasikan Pancasila kepada generasi milenial, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menggunakan cara kekinian, yaitu menggandeng influencer, Youtuber, dan pendongeng.
 
Melalui content creator (pembuat konten) dan pendongeng diharapkan konten Pancasila dikemas lebih menarik sehingga mampu memikat milenial. Sebelum mereka menciptakan konten tersebut, BPIP memberikan pembekalan melalui kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Pembinaan Ideologi Pancasila Bagi Pendongeng, Youtuber, dan Influencer di Kartika Plaza Hotel Bali, pada 9-13 Desember 2019.
 
Acara yang diinisiasi oleh Deputi Bidang Pendidikan dan Pelatihan BPIP itu dihadiri lebih dari 120 peserta dari kalangan pendongeng, Youtuber, dan influencer.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tujuan diadakannya kegiatan ini agar konten Pancasila dapat dikemas dengan menarik sehingga karakter dan laku hidup Pancasila dapat dicontoh masyarakat luas, khususnya milenial," kata Deputi Bidang Pendidikan dan Pelatihan Baby Siti Salamah.
 
Pada kegiatan tersebut Staf Khusus Dewan Pengarah BPIP Antonius Benny Susetyo memaparkan materi mengenai Pengarusutamaan Pancasila pada Era Digital. Dalam penjelasannya Benny mengatakan generasi milenial harus mengarusutamakan Pancasila dengan caranya sendiri.
 
"Generasi milenial harus bisa mengarusutamakan Pancasila dengan gayanya sendiri, sesuai kemajuan teknologi saat ini," kata Benny.
 
BPIP Ajak Milenial Lawan Konten Negatif dengan Cara Kreatif
 
Benny menggarisbawahi pentingnya generasi milenial melawan konten negatif yang beredar di media sosial.
 
"Kita harus memerangi konten negatif di media sosial dengan konten positif, informatif, menghibur, dan inspiratif," tutur Benny.
 
Dikatakan Benny, Youtuber dan influencer saat ini mempunyai nilai lebih untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat.
 
"Youtuber dan influencer mempunyai nilai tukar dan nilai tambah karena mempunyai follower yang banyak. Ada komodifikasi nilai tukar di sana," ucapnya.
 
Karena pengaruhnya besar dalam memengaruhi pola pikir, pandangan, dan perilaku masyarakat, para pembuat konten harus menciptakan sesuatu yang unik, menarik, dan original. Tentunya, tetap dalam koridor positif.
 
"Konten yang menarik, original, dan unik yang membuat efek besar bagi masyarakat tentunya harus merupakan konten yang positif," katanya.
 

(ROS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif