Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. MI/Immanuel Antonius
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. MI/Immanuel Antonius

Pemerintah Pantau Dinamika Covid-19 Pascalibur Lebaran

Nasional Virus Korona covid-19 pandemi covid-19 Lebaran 2022
Theofilus Ifan Sucipto • 09 Mei 2022 17:35
Jakarta: Pemerintah bakal memantau dinamika covid-19 Indonesia usai lebaran. Upaya itu untuk memastikan kasus covid-19 terkendali setelah libur panjang.
 
"Kami usul ke Presiden (Joko Widodo) tunggu dulu sekitar 20 hingga 25 hari untuk melihat apakah ada pola kenaikan kasus," kata Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dalam telekonferensi di Jakarta, Senin, 9 Mei 2022.
 
Menurut Budi, Indonesia memiliki tren kenaikan kasus setelah libur panjang. Misalnya, Lebaran 2021 serta Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Biasanya kenaikan terjadi di hari ke-27 sampai hari ke-34," kata dia.
 
Budi menyebut Indonesia sudah melewati tujuh hari usai lebaran dengan aman. Dia berharap tren tersebut tetap terjaga hingga hari ke-25 pemantauan.
 
Kondisi pandemi covid-19 disebut terjaga usai Lebaran 2022. Hal itu terlihat dari sejumlah indikator penanganan covid-19.
 
"Kondisi Omicron di Indonesia di tengah momen libur idulfitri hingga saat ini masih terkendali," kata Koordinator Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Pulau Jawa dan Bali Luhut Binsar Pandjaitan dalam telekonferensi di Jakarta, Senin, 9 Mei 2022.
 
Baca: 254 Kasus Covid-19 Terdeteksi Hari Ini
 
Luhut mengatakan penambahan kasus harian covid-19 di bawah 1.000 selama 25 hari berturut-turut. Kemudian, tingkat keterisian tempat tidur (BOR) di rumah sakit covid-19 nasional hanya sebesar dua persen.
 
"Kasus kematian juga turun 98 persen dan positivity rate di bawah 0,7 persen," ujar dia.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif