TKP Pembunuhan Asep Ginanjar. Foto: Iham Wibowo/MTVN
TKP Pembunuhan Asep Ginanjar. Foto: Iham Wibowo/MTVN

Asep Sudah Kerja Tiga Bulan di Gereja Advent Gandaria

Ilham wibowo • 31 Agustus 2015 16:25
medcom.id, Jakarta: Asep Ginanjar, korban tewas dengan 11 luka tusukan di Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh Jemaat Kebayoran Lama, adalah seorang pekerja bangunan. Pria asal Cianjur, Jawa Barat ini, sudah bekerja tiga bulan di gereja tersebut.  
 
"Kami kasih kerja Asep dari awal Juli, sudah sekitar tiga bulan dia tinggal di gereja. Asep kerjanya mengecat, bersih-bersih, pokoknya semua aktifitas perbaikan," tutur petugas bagian perawatan Gedung Gereja, Max Kusuma, saat ditemui Metrotvnews.com di lokasi kejadian, Senin (31/8/2015).
 
(Klik: Seorang Pria Tewas di Gereja Advant Gandaria)

Max menuturkan Asep sehari-hari tingal dan tidur di ruang serbaguna gereja yang telah berdiri 30 tahun ini. Asep dikenalkan oleh kerabat satu kampungnya dari Cianjur yang pernah bekerja memperbaiki gedung.
 
"Asep biasa tidur di meja. Persis di lokasi yang ada darahnya itu sebelah piano. Dia dikenalkan dari kerabatnya, dulu pernah kerja betulin gereja," tuturnya.
 
Max tak menyangka Asep menjadi korban pembunuhan sadis. Sebab, Asep dikenal sebagai orang baik.
 
"Saya tidak menyangka, kenal sudah tiga bulan. Tidak tahu kalau dia punya musuh. Kemungkinan ada masalah dengan keluarganya di Cianjur juga saya tidak tahu," ucapnya.
 
Seperti diketahui, Asep merupakan korban pembunuhan sadis yang ditemukan bersimbah darah dengan mulut tertutup lakban dini hari tadi di Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh Jemaat Kemayoran Lama, Jalan Gandaria Blok D1 No. 1, Jakarta Selatan. Pria yang bekerja sebagai kuli bangunan itu diduga dibunuh perampok. Jasadnya ditemukan dalam kondisi terlentang. Di tubuhnya ditemukan 11 luka tusukan.
 
(Klik: Asep Tewas Dengan 11 Tusukan)

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(KRI)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>