Situasi di pasar Kuala Simpang, Aceh Tamiang. ist
Situasi di pasar Kuala Simpang, Aceh Tamiang. ist

Aktivitas Pasar di Aceh Tamiang Berangsur Normal Pascabencana

Adri Prima • 30 April 2026 21:02
Ringkasnya gini..
  • Ekonomi masyarakat di Aceh Tamiang perlahan mulai pulih setelah sempat terpuruk akibat bencana hidrometeorologi pada akhir November tahun lalu.
  • Kini sejumlah toko sudah beroperasi, begitupun dengan aktivitas pasar yang berangsur normal.
  • Data Satgas PRR pada 27 April mencatat, sebanyak 196 pasar rakyat di tiga provinsi terdampak sudah beroperasi secara fungsional.
Aceh: Ekonomi masyarakat di Aceh Tamiang perlahan mulai pulih setelah sempat terpuruk akibat bencana hidrometeorologi pada akhir November tahun lalu.
 
Kini sejumlah toko sudah beroperasi, begitupun dengan aktivitas pasar yang berangsur normal.
 
"Alhamdulillah, sekarang (pasar) sudah kembali normal," kata Herman, salah seorang pedagang ikan di Pasar Kuala Simpang.

Ia mengaku baru sekitar satu setengah bulan kembali berjualan setelah tempat usahanya dibersihkan oleh aparat pemerintah.
 
Sebelumnya, pasar daging yang berada di pinggir Sungai Tamiang tersebut menjadi salah satu infrastruktur umum yang terdampak cukup parah akibat banjir.
 
Meski demikian, pasokan ikan kini sudah kembali tersedia dari berbagai daerah. "Pasokan ikan dari Banda Aceh ada, dari Sumatera Utara, dari Medan ada," ujarnya. Lebih lanjut, Herman berharap pemerintah dapat segera melakukan rehabilitasi bangunan pasar, khususnya pada bagian atap yang rusak akibat banjir.
 
"Kalau bisa kami minta digantikan seng-seng ini. Seng-seng ini kan banyak yang sudah hancur, sudah tidak layak lagi. Kalau hujan, sudah jelas kami kena hujan," harapnya. 
 
Ia menuturkan, pada awal kembali berjualan, daya beli masyarakat masih rendah sehingga dagangannya kurang laku. Namun, dalam beberapa waktu terakhir, kondisi tersebut mulai membaik seiring meningkatnya aktivitas masyarakat.
 
Sementara itu, pedagang sayur, Nurlela yang kini sudah mulai berjualan masih mengaku sulit mendapatkan pasokan dari petani karena banyak lahan perkebunan warga rusak akibat banjir.
 
“Sekarang ini jualan cuma ubi, bayam, kangkung, itu dari masyarakat di kampung," kata Nurlela.
 
Data Satgas PRR pada 27 April mencatat, sebanyak 196 pasar rakyat di tiga provinsi terdampak sudah beroperasi secara fungsional. Rinciannya, 114 pasar di Aceh, 56 pasar di Sumatera Utara, dan 26 pasar di Sumatera Barat.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(PRI)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>