Suasana hari kedua WEFEST 2018.  Foto: Medcom.id/Gervin N. Purba
Suasana hari kedua WEFEST 2018. Foto: Medcom.id/Gervin N. Purba

Menyiapkan Kuliah Sejak Dini

Nasional pendidikan pameran pendidikan
Gervin Nathaniel Purba • 03 Februari 2018 14:53
Jakarta: Antusiasme pelajar menghadiri World Education Festival (WEFEST) 2018 cukup tinggi. Di sini, mereka bisa mendapatkan banyak informasi tentang pendidikan tinggi, universitas, hingga karier.
 
Hari ini, Sabtu, 3 Februari 2018, penyelenggaraan WEFEST memasuki hari kedua. Pantauan Medcom.id sekitar pukul 10.00, masyarakat yang mayoritas pelajar mulai antre memasuki lokasi acara di Pullman Hotel Centra Park, Jakarta Barat.
 
WEFEST akan ditutup pukul 17.00 WIB. WEFEST 2018 diikuti institusi dari 20 negara. Institusi pendidikan yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini mencapai 50 exhibitor representative.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mereka menawarkan program kuliah terbarik untuk menarik minat para pelajar Indonesia. Kebanyakan pengunjung adalah siswa kelas 12. Mereka berkepentingan menghadiri WEFEST sebagai persiapan menuju perguruan tinggi. Beberapa pengunjung masih duduk di kelas 10 dan kelas 11.
 
Seperti siswi SMA Cinta Kasih Tzuchi Cengkareng, Christiana Amelia,15; Farren Nova Athalia, 15; Vinni, 15; Angeline, 15; Elika, 15; Jessica, 15; dan Putri, 15. Mereka baru kelas 10 SMA. Christiana Amelia dan kawan-kawan mengetahui adanya WEFEST 2018 dari guru.
 
Menyiapkan Kuliah Sejak Dini
Siswi SMA Cinta Kasih Tzuchi Cengkareng di WEFEST 2018. Foto: Medcom.id/Gervin N. Purba
 
Mereka datang ke WEFEST untuk memperoleh informasi mengenai biaya dan persyaratan kuliah di luar negeri dan dalam negeri serta beasiswa. Sehingga mereka bisa menyiapkan persyaratan sejak sekarang.
 
"Di luar negeri kan mahal. Kalau di Indonesia kita masih ada orang tua. Kita mencari informasi dari sekarang karena kalau sudah kelas 12 mepet," kata Christiana Amelia berminat kuliah di Korea Selatan atau Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.
 
Novel, 16, siswi SMA Negeri 2 Jakarta, juga menggali banyak informasi di WEFEST 2018. Meski baru kelas 11, Novel merasa dirinya sudah harus menyiapkan pendidikan tinggi sejak saat ini.
 
"Lebih baik sedia payung sebelum hujan," ujar Novel yang mengincar universitas di luar negeri.
 
Dia berharap bisa kuliah di jurusan desain komunikasi visual (DKV). Sejauh ini, Novel belum menemukan universitas yang menarik minatnya.
 
Sedangkan Edenita dan Vegga, siswi kelas 12 SMA 75 Jakarta, mengaku mengunjungi WEFEST 2018 membuat dirinya memperoleh wawasan mengenai program pendidikan di luar negeri. WEFEST juga menjadi bekal untuk menyiapkan mental sebelum menghadapi dunia perkuliahan.
 
"Kuliah tidak semudah di sekolah. Kalau di sekolah kan guru membantu anak murid. Kalau kuliah harus lebih mandiri, harus siap," tutur Edenita yang bercita-cita kuliah di Universitas Brawijaya.
 
Menyiapkan Kuliah Sejak Dini
Edenita dan Vegga, siswi kelas 12 SMA 75 Jakarta. Foto: Medcom.id/Gervin N. Purba
 
WEFEST 2018 dibuka pada Jumat, 2 Februari. Praktisi dan profesional ikut mengisi acara ini. Mereka berbagi cerita mengenai perjalanan pendidikan dan karier.
 
Praktisi yang diundang antara lain Mayaratih Couture yang mengisi demo dan workshop mengenai character costum design, Printerous yang membawakan seminar bisnis offline ke online.
 
Selain seminar, WEFEST 2018 juga dimeriahkan kegiatan student chef cooking competition, lomba memasak yang bertema valentine day. Kompetisi ini akan dinilai bintang tamu WEFEST, seperti Chef Steby, Executive Chef yang juga pemilik Prohibition Restaurant Chef Kenny Kwan, dan chef dari Pullman Hotel Central Park.
 

(TRK)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif