Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meninjau SUGBK yang rusak akibat ulah oknum - Metro TV.
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meninjau SUGBK yang rusak akibat ulah oknum - Metro TV.

Kerusakan SUGBK Disebut tak Sedahsyat di Medsos

Nasional piala presiden 2018
19 Februari 2018 16:51
Jakarta: Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengaku tidak menyaksikan langsung laga partai final Piala Presiden 2018. Kabar kerusakan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) beredar luas di media sosial.
 
Menurut Basuki, kabar yang disebar di media sosial jauh berbeda dengan kenyataannya.
 
"Berita-berita media sosial mengerikan buat saya ya. Kenapa mengerikan karena kita renovasi enggak main-main. Kalau dibandingkan kerusakan yang terjadi dengan media sosial sangat jauh sekali," kata Basuki saat meninjau langsung SUGBK, di Senayan, Jakarta, Senin, 19 Februari 2018.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Menteri Basuki Menangis Lihat SUGBK Dirusak Oknum Suporter
Dia menambahkan kerusakan ada di pintu tujuh dan sembilan. Kerusakan juga sedikit. "Yang rusak hanya pintu sembilan, yang di dalam itu ada pembatas. Itu juga hanya tujuh segmen yang rusak," ucapnya.
 
Evaluasi telah dilakukan, dia memperkirakan perbaikan tidak sampai seminggu. Sementara biaya perbaikan tak lebih dari Rp150 Juta.
 
"Untuk taman seluas 4,8 hektare, yang rusak 80 persen. Intinya kerusakan pasti kita perbaiki," terangnya.
 

 
Sebelumnya, Dewan Pembina Persija Komjen Syafruddin menyebut kerugian stadion akan diganti Persija. Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan fasilitas SUGBK tak rusak parah. Bahkan, Pemprov DKI Jakarta urung ikut bertanggung jawab.
 
Sebab, Anies mendapatkan informasi dari Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono yang menyatakan kerugian berkisar Rp150 juta.
 
Partai final Piala Presiden antara Persija Bali United menjadi magnet tersendiri untuk penonton. Steering Committee Piala Presiden, Maruarar Sirait, mengatakan pendapatan yang diperoleh dari penjualan tiket selama kompetisi berlangsung sebesar Rp20 miliar.
 
Sementara itu, saat laga puncak antara Persija Jakarta dan Bali United, jumlah pemasukan dari tiket mencapai Rp5 miliar.
 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi