Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok--Metrotvnews.com/LB Ciputri Hutabarat
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok--Metrotvnews.com/LB Ciputri Hutabarat

Ahok Minta Uber & Grab Car Pakai Stiker Penanda Taksi

LB Ciputri Hutabarat • 14 Maret 2016 09:38
medcom.id, Jakarta: Perusahaan aplikasi yang menyediakan transportasi dapat memberi tanda khusus pengangkut penumpang berbentuk stiker taksi. Gunanya stiker sebagai alat penanda  mobil tersebut mengangkut penumpang.
 
"Kamu (Grab Car) kan nyambi. Dengan sistem seperti ini, kita minta dia tempel (stiker dong)," kata Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), sapaan Basuki di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (14/3/2016).
 
Ahok mencontohkan taksi Uber dan Grab di Singapura yang menempelkan stiker. Stiker ini jadi penanda bahwa perusahaan aplikasi tersebut terdaftar resmi dan telah membayar pajak ke negara. Sehingga, kata dia, tak perlu ada yang diributkan.

"Singapore tempel loh. Supaya kalau kamu perorangan nyambi kita juga tahu kan," ucap dia.
 
Stiker ini juga, sambung Ahok, juga sebagai penanda bahwa perusahaan aplikasi tersebut telah mengikuti prosedur perizinan yang berlaku. Sebab pada dasarnya, Ahok bilang perusahaan aplikasi pun banyak membutuhkan biaya lebih untuk perizinan.
 
"Ini perusahaan kan pelihara pegawai. Bengkel masing-masin. Walapun demikian kita juga akan tetap mengkoreksi," tukas Ahok.
 
Sementara itu, sejak pagi ribuan sopir taksi memadati halaman Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan. Mereka menuntut aplikasi Grab Car dan Uber ditutup. Hingga kini, pihak DKI sudah menerima 15 orang perwakilan sopir untuk berdiskusi lebih lanjut.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(YDH)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan