Presiden Joko Widodo cukur rambut massal dengan menteri dan staf - Medcom.id/Desi Angriani.
Presiden Joko Widodo cukur rambut massal dengan menteri dan staf - Medcom.id/Desi Angriani.

Jokowi Ajak Menteri Potong Rambut Massal

Nasional jokowi fesyen
Desi Angriani • 19 Januari 2019 12:01
Garut: Presiden Joko Widodo mengajak sejumlah menteri dan stafnya untuk mengikuti kegiatan pangkas rambut massal di Kabupaten Garut, Jawa Barat. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Persatuan Pangkas Rambut Garut (PPRG) yang berdiri sejak 2017.
 
Rambut Presiden dipangkas langsung oleh tukang cukur langganannya, Herman yang juga bagian dari anggota PPRG. Jokowi sudah berlangganan dengan Herman sejak 2013 saat masih menjabat sebagai gubernur DKI Jakarta.
 
Bersama puluhan warga lainnya, Presiden mengambil tempat duduk paling depan, diikuti oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadi Muljono, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, dan Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mereka tampak menikmati potong rambut. Apalagi, kegiatan cukur rambut dilakukan di bawah pohon rindang tepat di depan Situ Bagendit. Sambil melamun dan terkantuk-kantuk, Jokowi masih sempat meledek menteri dan stafnya.
 
"Itu Pak Basuki sambil dicat saja sekalian. Pak Teten juga mau potong ya?," kata Jokowi sambil terkekeh, di Situ Bagendit, Garut, Jawa Barat, Sabtu, 19 Januari 2019.
 
Jokowi Ajak Menteri Potong Rambut Massal
Presiden Joko Widodo cukur rambut massal dengan menteri dan staf - Medcom.id/Desi Angriani.
 

Dengan telaten, Herman merapikan rambut Jokowi yang sudah panjang. Jokowi mengaku tidak pernah mengubah gaya rambutnya. Ia menyukai model rambut rapi belah samping atau biasa disebut model bisnis.
 
Herman bercerita, dia sempat gugupsekaligus bangga dipilih oleh orang nomor satu di Indonesia ini.Katanya, sejak Jokowi menjadi langganan, semakin banyak yang menggunakan jasa barber shop miliknya.
 
"Senang banget, itu suatu kebanggaan bisa memotong rambut Presiden," tutur dia.
 
Kegiatan cukur massal ini sebagai simbolik dalam pembangunan perumahan khusus untuk tukang cukur Garut."Tukang cukur kan sebuah keahlian dalam industri kreatif fesyen kecantikan. Saya melihat memang di Garut ini memiliki sebuah genetis turun temurun dan keahlian itu sekarang sudah 17 ribu. Dan kita akan bangun perumahan khusus," ungkap Presiden.

 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif