Pekerja membersihkan Monumen Selamat Datang di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Jumat (3/8). Perawatan yang dilakukan rutin itu untuk menjaga agar monumen tetap bersih. ANTARA FOTO/Galih Pradipta.
Pekerja membersihkan Monumen Selamat Datang di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Jumat (3/8). Perawatan yang dilakukan rutin itu untuk menjaga agar monumen tetap bersih. ANTARA FOTO/Galih Pradipta.

Pemindahan Ibu Kota Sudah Dilakukan Negara Maju

Nasional pemindahan ibukota
Arga sumantri • 29 April 2019 21:43
Jakarta: Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Kadir Karding menilai wacana pemindahan Ibu Kota harus didukung banyak pihak. Sebab, hal serupa sudah dilakukan sejumlah negara maju.
 
"Di sejumlah negara maju, ibu kota memang tak lagi digabung antara pusat ekonomi dan bisnis dengan pemerintahan," kata Karding di Jakarta, Senin, 29 April 2019.
 
Menurut Karding, pemisahan antara pusat ekonomi, bisnis dan pemerintahan akan membuat pembangunan merata. Ujungnya, kata dia, Indonesia sentris yang sedang dijalankan pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla akan terwujud secara total.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Wacana pemindahan ibu kota yang sedang dibahas serius pemerintahan Jokowi di rapat kabinet terbatas haruslah didukung dan dipikirkan serius oleh banyak pihak," ungkapnya.
 
Karding menilai, wacana pemindahan Indonesia sudah tepat karena punya rencana yang berorientasi maju ke depan. Dengan pemindahan itu, beban yang dipikul Jakarta bisa berkurang.
 
Ada sejumlah syarat agar sebuah wilayah pantas menjadi Ibu Kota Indonesia di masa depan. Misalnya, wilayah itu haruslah mencerminkan konsep Indonesia secara utuh.
 
"Juga yang modern, mengusung konsep go green dengan konsep smart city," bebernya.
 
Ia menyatakan, wacana pemindahan Ibu Kota sejatinya telah muncul di zaman Presiden pertama Republik Indonesia Soekarno (Bung Karno). Karding yakin, dengan perencanaan yang matang, pemindahan Ibu Kota bukan hal yang sulit untuk diwujudkan. Indonesia pun dinilai akan semakin punya posisi penting di mata dunia.
 
"Tak ada yang tak mungkin kalau semua pihak bisa saling memberikan masukan serta pemikiran untuk kemajuan bangsa ini," tutupnya.
 

 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:25
  • SUBUH04:35
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif