Wapres Jusuf Kalla (tengah)--Antara/WAHYU PUTRO A
Wapres Jusuf Kalla (tengah)--Antara/WAHYU PUTRO A

AirAsia QZ8501 Hilang, JK Batal Liburan Akhir Tahun di Bali

Dheri Agriesta • 29 Desember 2014 12:07
medcom.id, Jakarta: Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) batalkan liburan akhir tahun, yang rencananya akan diadakan di Bali. Hal tersebut sebagai rasa empati JK, terhadap semua pihak terkait hilangnya Pesawat AirAsia QZ8501.
 
"Wapres tiadakan liburan akhir tahun ke Bali, menyusul musibah yang menimpa pesawat Air Asia QZ 8501, yang hingga kini masih dalam upaya pencarian," kata Juru Bicara Wakil Presiden Husain Abdullah lewat rilis yang diterima Metrotvnews.com, Senin (29/12/2014).
 
Wakil Presiden sangat berempati kepada seluruh pihak yang tertimpa musibah jatuhnya burung besi dengan mengangkut 155 penumpang. Atas alasan itulah, acara tutup tahun yang rencananya digelar di Bali tanggal 30 Desember 2014 ditiadakan.

"Sebagai penghormatan Pak JK kepada seluruh penumpang dan keluarganya serta awak pesawat yang masih dalam pencarian," tambah Husain.
 
Selain acara tutup tahun di Bali, JK juga akan dijadwalkan bertemu dengan beberapa menteri dan deputi dari Kantor Wakil Presiden. Pertemuan itu akhirnya dijadwalkan kembali lain waktu.
 
JK berharap penumpang dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat. Wapres juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada pihak yang membantu proses pencarian.
 
Tim pencari diminta bekerja dengan cermat dan teliti untuk menemukan keberadaan pesawat dan penumpang. "Secara khusus kepada seluruh keluarga penumpang dan awak pesawat, Wakil Presiden menyampaikan bahwa pemerintah akan mengerahkan segenap kemampuan untuk melakukan pencarian," tambah Husain.
 
Seperti diberitakan, pesawat AirAsia QZ8501 tujuan Bandara Juanda, Surabaya-Bandara Changi, Singapura, hilang kontak sekitar pukul 06.17 WIB kemarin. Pesawat itu terakhir kali terpantau radar ada di sekitar perairan Belitung.
 
Burung besi jenis Airbus A320-200 itu membawa 155 penumpang, 149 di antaranya warga negara Indonesia. Pesawat itu seharusnya tiba di Changi Airport pukul 8.30 waktu Singapura. Pesawat yang hilang tercatat dengan nomor registrasi PK-AXC.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(YDH)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan