Kemdikbud untuk kedua kalinya menyelenggarakan forum budaya dunia World Culture Forum (Foto:Dok.WCF2016)
Kemdikbud untuk kedua kalinya menyelenggarakan forum budaya dunia World Culture Forum (Foto:Dok.WCF2016)

WCF 2016, Kupas Pentingnya Budaya sebagai Elemen Dasar Masa Depan

Nasional wcf 2016
M Studio • 09 Oktober 2016 21:26
medcom.id, Jakarta: Direktorat Kebudayaan, Kementerian Pendidikan, dan Kebudayaan (Kemdikbud) untuk kedua kalinya menyelenggarakan forum budaya dunia World Culture Forum (WCF).
 
Berlokasi di Nusa Dua Convention Center, Nusa Dua, Bali, pada 10 hingga 14 Oktober 2016, WCF 2016 mengangkat tema Culture for an Inclusive Sustainable Planet.
 
Mengenai tema yang diangkat tahun ini, Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Hilmar Farid, menjelaskan, "Indonesia, sebagai rumah kebudayaan yang luar biasa kaya, dan harus melihat budaya bukan semata sebagai warisan tetapi sebagai elemen dasar masa depan."

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kemdikbud berharap WCF 2016 dapat menjadi jembatan tiga komponen, yaitu jembatan antara masa lalu dan masa depan, jembatan generasi kemarin dan generasi masa depan, dan jembatan antara warisan kemarin dengan lapang baru atau landscape yang modern.
 
WCF 2016 pun diharapkan dapat menjadi wadah bagi peserta untuk mengalami interaksi dengan kekayaan budaya Indonesia. "Pada WCF 2016, Indonesia bukan sekadar sebagai tuan rumah semata, tapi dapat menjadi tempat bagi para peserta mengalami interaksi dengan kekayaan budaya kita,” ujar Hilmar Farid.
 
Terdapat enam pondasi di rumah budaya Indonesia, yaitu pertama, keragaman yang luar biasa sehingga keragaman itu bisa menjadi modal untuk berkembang. Kedua, adanya harmoni. Indonesia memiliki kemampuan untuk membentuk harmoni melalui persatuan dan kesatuan. Ketiga, jembatan yang mengaitkan jarak, ruang berkarya, dan berkiprah secara kebudayaan. Keempat, memasukkan komponen lingkungan hidup di dalam berkarya dan membangun kebudayaan. Kelima, menempatkan desa agar dapat mengalami pembangunan berkelanjutan. Keenam, keberadaan teknologi untuk mewarnai perkembangan kebudayaan Indonesia.
 
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia Muhadjir Effendy mengatakan tentang pentingnya budaya sebagai sumber pembangunan yang berkelanjutan dan meminta agar WCF dapat melahirkan atau menelurkan sesuatu yang dapat berguna dalam pembangunan manusia.
 
"Saya yakin ini waktunya bagi kita untuk membuat platform saling pengertian dan menghargai keragaman budaya," katanya.
 
Budaya, lanjut Menteri, merupakan komponen penting. Budaya dapat dijadikan unsur penggerak dan menambah nilai. "Forum ini memberikan kesempatan bagaimana budaya membantu pembangunan berkelanjutan. Kita harus bisa melakukan kerja sama budaya dalam seluruh aspek kehidupan," kata Menteri Muhadjir Effendy.
 
Sebanyak lebih 1.500 peserta dari 65 negara asal akan berpartisipasi pada forum ini. Bicara mengenai konsep penyelenggaraan, Hilmar menjanjikan terdapat dua hal berbeda yang akan dilakukan pada WCF 2016, yaitu agenda kunjungan ke lapangan, dan keikutsertaan kaum muda.
 
Agenda kunjungan ke lapangan, ujar Hilmar, merupakan bagian integral dari forum. “Kesenian di sini bukan dekorasi tapi cara ekspresi, begitu pula kunjungan ke lapangan bukan pengisi waktu senggang, tapi sebagai cara agar peserta dapat mengalami bersama apa yang dibicarakan,” jelasnya.
 
Selain itu, keikutsertaan kaum muda pada WCF 2016 akan dilibatkan ke dalam perhelatan Youth Forum yang dimulai pada awal Oktober 2016, atau 12 hari sebelum forum utama dimulai. Kegiatan ini bertujuan agar kaum muda mendapatkan kesempatan cukup untuk membicarakan berbagai hal penting di antara mereka sendiri. Kemudian, hasil pembicaraan akan disampaikan di dalam forum WCF 2016.
 
Sebanyak 200 orang pemuda yang terbagi atas 100 orang yang berasal dari luar negeri, dan 100 orang dari dalam negeri turut serta dalam Youth Forum.
 
Temukan informasi selengkapnya mengenai WCF 2016 di sini.
 

 

(ROS)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif