medcom.id: India baru saja kehilangan salah satu ikon otomotifnya setelah Hindustan Ambassador tidak lagi diproduksi. Mobil Morris Oxford Inggris versi India itu mengakhiri karirnya setelah hampir berkiprah selama enam dekade, karena penjualan Hindustan Motors terus mengalami kemerosotan.
Pada 1957 silam, Ambassador merupakan satu-satunya kendaraan penumpang yang diproduksi di India, namun statusnya terdongkrak pesat setelah itu. Kendaraan tersebut menjadi sebuah simbol status sosial.
Ambassador buatan Hindustan Motors menjadi pilihan pejabat negara untuk beberapa dekade. Saat ini Ambasador banyak digunakan sebagai armada taksi di India.
Meskipun dari sisi emosional yang membantu Ambassador membangun reputasi yang kuat, kendaraan berdesain klasik ini sesungguhnya telah banyak mengalami pengembangan untuk mengikis masalah utama seperti pada unsur safety dan efisiensi bahan bakar.
Kemunduran terjadi dimulai sejak 1980-an ketika Maruti Suzuki merangsek pasar setelah membangun reputasinya sebagai mobil rakyat.
Masalah-masalah nyata muncul satu dekade kemudian ketika liberalisasi pasar mobil India membawa persaingan ketat dari seluruh dunia. Penjualan Ambassador akhirnya merosot tajam sejak itu.
Tahun lalu Hindustan Motors hanya berhasil menjual 2.200 unit kendaraan. Sebagai gambaran, betapa besarnya pasar mobil di India, pada tahun fiskal 2013, negara itu mencatatkan angka 1,8 juta unit.
Sepertinya nasib Hindustan Motors sudah sulit untuk diselamatkan. Karena produsen mobil ini tidak hanya menghentikan produksi Ambassador, tetapi juga telah menutup pabrik Uttarapara di mana Ambasador dibuat.
Kematian Ambassador adalah salah satu dari masalah, yang mana saat ini status mereka sudah dalam kondisi siaga merah dan tengah mencari investor baru.
Akan sulit bagi Ambassador untuk bisa kembali berjaya, karena sosok kendaraan hanya bisa memikat konsumen di usia tertentu, sementara generasi baru lebih menginginkan kendaraan yang moderen.
medcom.id: India baru saja kehilangan salah satu ikon otomotifnya setelah Hindustan Ambassador tidak lagi diproduksi. Mobil Morris Oxford Inggris versi India itu mengakhiri karirnya setelah hampir berkiprah selama enam dekade, karena penjualan Hindustan Motors terus mengalami kemerosotan.
Pada 1957 silam, Ambassador merupakan satu-satunya kendaraan penumpang yang diproduksi di India, namun statusnya terdongkrak pesat setelah itu. Kendaraan tersebut menjadi sebuah simbol status sosial.
Ambassador buatan Hindustan Motors menjadi pilihan pejabat negara untuk beberapa dekade. Saat ini Ambasador banyak digunakan sebagai armada taksi di India.
Meskipun dari sisi emosional yang membantu Ambassador membangun reputasi yang kuat, kendaraan berdesain klasik ini sesungguhnya telah banyak mengalami pengembangan untuk mengikis masalah utama seperti pada unsur s
afety dan efisiensi bahan bakar.
Kemunduran terjadi dimulai sejak 1980-an ketika Maruti Suzuki merangsek pasar setelah membangun reputasinya sebagai mobil rakyat.
Masalah-masalah nyata muncul satu dekade kemudian ketika liberalisasi pasar mobil India membawa persaingan ketat dari seluruh dunia. Penjualan Ambassador akhirnya merosot tajam sejak itu.
Tahun lalu Hindustan Motors hanya berhasil menjual 2.200 unit kendaraan. Sebagai gambaran, betapa besarnya pasar mobil di India, pada tahun fiskal 2013, negara itu mencatatkan angka 1,8 juta unit.
Sepertinya nasib Hindustan Motors sudah sulit untuk diselamatkan. Karena produsen mobil ini tidak hanya menghentikan produksi Ambassador, tetapi juga telah menutup pabrik Uttarapara di mana Ambasador dibuat.
Kematian Ambassador adalah salah satu dari masalah, yang mana saat ini status mereka sudah dalam kondisi siaga merah dan tengah mencari investor baru.
Akan sulit bagi Ambassador untuk bisa kembali berjaya, karena sosok kendaraan hanya bisa memikat konsumen di usia tertentu, sementara generasi baru lebih menginginkan kendaraan yang moderen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(CDX)