Orang Tua Jangan Izinkan Anak Membawa Kendaraan Sendiri
Ilustrasi. (FOTO: MI/Rommy Pujianto)
Jakarta: Fenomena anak-anak membawa kendaraan sendiri kerap terjadi dan menjadi viral di media sosial. Padahal dalam Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 jelas tertulis batasan usia minimal seseorang mengoperasikan kendaraan adalah 17 tahun dan dibuktikan dengan kepemilikan Surat Izin Mengemudi (SIM).

Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia Retno Listyarti mengatakan ketika ditemukan kasus anak-anak berkendara sendiri pihak pertama yang harus disalahkan adalah orang tua.

Ia menyebut semestinya orang tua melarang anak yang belum genap 17 tahun untuk berkendara sendiri apalagi tidak menggunakan alat keselamatan berkendara sampai dengan berboncengan.


"Saya setuju kalau orang tua yang mesti disalahkan karena kan ini berkaitan dengan pengasuhan. Berkendara sendiri selain membahayakan anak juga pengguna jalan lain," ujarnya melalui sambungan Skype dalam Newsline Metro TV, Senin, 10 September 2018.

Retno menilai membiarkan anak berkendara sendiri termasuk dalam kelalaian orang tua. Menurut dia menunjukkan rasa sayang kepada anak boleh saja tapi bukan dengan mengizinkan mereka membawa kendaraan sendiri.

"Mengajarkan sesuatu yang baik itu kan harus dimulai dengan cara yang baik. Kalau seperti ini jelas melanggar peraturan lalu lintas," kata dia.

Menurut Retno salah satu upaya untuk mencegah orang tua membiarkan anak-anaknya berkendara sendiri adalah dengan memberikan edukasi. Negara diminta hadir untuk memberikan pemahaman termasuk konsekuensi hukum yang akan dihadapi jika lalai.

Mencontoh sejumlah negara di Eropa, kata Retno, orang tua harus ditindak secara hukum jika mengizinkan anak-anak yang belum cukup usia berkendara sendiri.

"Sayangnya di Indonesia belum pernah lihat anak bawa kendaraan orang tuanya ditindak. Mestinya orang tua diberi tahu, diedukasi, kalau terulang ya ditindak. Yang seperti ini harus dicegah agar tidak membuat orang celaka," jelas dia.





(MEL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id