Badan kapal KRI Nanggala-402 terbelah menjadi tiga bagian. AFP
Badan kapal KRI Nanggala-402 terbelah menjadi tiga bagian. AFP

Tiga Kapal Tiongkok Bakal Bantu Evakuasi KRI Nanggala-402

Nasional tni bali Kapal Selam TNI AL KRI Nanggala (402)
Theofilus Ifan Sucipto • 01 Mei 2021 21:38
Jakarta: Sebanyak tiga kapal dari Tiongkok bakal membantu evakuasi kapal selam KRI Nanggala-402. Kapal segera tiba di Tanah Air.
 
“Tiga buah kapal salvage ini mengangkat KRI Nanggala-402 yang berada di dasar laut,” kata Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama Julius Widjojono dalam keterangan tertulis, Sabtu, 1 Mei 2021.
 
Kapal tersebut, yakni Ocean Salvage and Rescue Yongxingdao-863, Ocean Tug Nantuo-185, dan Scientific Salvage Tan Suo 2. Seluruh kapal mampu menyelam hingga kedalaman 4.500 meter.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Namun, kapal Ocean Salvage and Rescue Yongxingdao-863 lebih canggih. Kapal dibekali robot dan sonar.
 
“Tawaran bantuan kemanusiaan ini disambut dengan senang hati pemerintah Indonesia,” ujar Julius.
 
(Baca: TNI Gandeng SKK Migas Angkat KRI Nanggala-402)
 
Sementara itu, TNI AL bekerja sama dengan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) untuk mengevakuasi KRI Nanggala-402. Mereka akan mengoperasikan kapal Timas 1201.
 
“Kapal ini menggunakan crane berkapasitas 1.200 MT (ton metrik) yang cocok untuk instalasi platform konvensional,” papar Julius.
 
KRI Nanggala-402 hilang kontak saat latihan penembakan torpedo di perairan utara Bali pada Rabu, 21 April 2021. Kapal selam dengan 53 awak itu ditemukan berada di palung laut sedalam 838 meter.
 
TNI AL masih membahas skema evakuasi kapal selam KRI Nanggala-402. Pengangkatan kapal selam yang tenggelam di kedalaman 838 meter itu butuh strategi matang.
 
“Masih didiskusikan bagaimana cara mengangkatnya,” kata Asisten Perencanaan dan Anggaran (Asrena) KASAL Laksamana Muda Muhammad Ali dalam konferensi pers, Selasa, 27 April 2021.
 
Ali mengatakan ada beberapa skema evakuasi kapal yang bisa dilakukan. Namun, tingkat kesulitan tergantung dari kedalaman kapal.
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif