Ilustrasi perlintasan kereta. ANT/Dhemas Reviyanto
Ilustrasi perlintasan kereta. ANT/Dhemas Reviyanto

Kereta Angkut Batu Bara Ditabrak, KAI Tuntut Pemilik Truk Semen

Nasional batu bara pt kai perlintasan ka
Putri Anisa Yuliani • 18 Oktober 2020 11:56
Jakarta: PT Kereta Api Indonesia (Persero) menuntut pengemudi dan pemilik truk semen di Lampung. Truk menabrak rangkaian kereta api angkutan batu bara di perlintasan sebidang KM 6+9 Blokpos GR, Jalan Ki Agus Anang, Garuntang, Bandar Lampung, Sabtu, 17 Agustus 2020.
 
“Atas kejadian tersebut, kami atas nama manajemen KAI akan menuntut ganti rugi karena kejadian tersebut telah merugikan perusahaan,” ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus dalam keterangan tertulis, Minggu, 18 Oktober 2020.
 
Kejadian itu mengakibatkan perjalanan kereta api terhambat. KAI juga mengalami kerugian fisik lantaran lima gerbong barang keluar jalur dan rusak, sehingga belum dapat digunakan sementara waktu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pihaknya juga meminta pemerintah memasang peralatan keselamatan perlintasan sebidang untuk menghindari terulangnya kecelakaan serupa. Pengelolaan dan peningkatan keselamatan di perlintasan sebidang tanggung jawab sejumlah pihak.
 
Menteri untuk jalan nasional, gubernur untuk jalan provinsi, dan bupati/wali kota untuk jalan kabupaten/kota dan jalan desa. Hal ini sesuai Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 94 Tahun 2018 Pasal 2 dan 37.
 
Joni menegaskan perlintasan sebidang kereta api seharusnya dibuat flyover dan underpass. KAI akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menutup perlintasan sebidang liar atau tidak dijaga.
 
Hal ini untuk meningkatkan keselamatan perjalanan KA dan pengguna jalan. Dia juga mengingatkan diperlukan kewaspadaan, kepatuhan, dan kedisiplinan setiap pengendara kendaraan bermotor saat menlintas perlintasan sebidang. Pengendara juga mesti memastikan kendaraan dalam kondisi yang andal saat akan digunakan.
 
Joni menegaskan keselamatan di perlintasan sebidang dapat terwujud bila seluruh unsur masyarakat dan pemerintah peduli. "Diharapkan kepedulian seluruh stakeholder termasuk para pengguna jalan, mampu menciptakan keselamatan di perlintasan sebidang, karena pada hakikatnya keselamatan di perlintasan sebidang adalah tanggung jawab kita bersama ” tutur Joni.
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif