Ilustrasi - Medcom.id
Ilustrasi - Medcom.id

Korban Tewas Akibat Banjir Jadi 53 Orang

Nasional banjir jakarta bencana banjir Jakarta Banjir
Husen Miftahudin, Candra Yuri Nuralam • 04 Januari 2020 11:29
Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat korban tewas akibat banjir dan longsor di wilayah DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat menjadi 53 orang. Berdasarkan data mutakhir per Sabtu, 4 Januari 2020 pukul 10.00 WIB itu, BNPB juga mencatat satu orang hilang.
 
"Jumlah korban banjir dan longsor yang melanda DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat bertambah. Penambahan korban meninggal dunia terjadi di Kabupaten Lebak dan Kabupaten Bogor," sebut Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi (Kapusdatinkom) BNPB Agus Wibowo dalam keterangannya yang diterima Medcom.id, Sabtu, 4 Januari 2020.
 
Kabupaten Bogor menjadi wilayah dengan jumlah korban tewas terbanyak. Sebanyak 13 kecamatan dan 33 kelurahan terdampak banjir dengan 16 korban tewas.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Untuk Kabupaten Bogor lima orang meninggal, namun identitas masih belum diketahui," tutur Agus.
 
Selanjutnya Kabupaten Lebak dengan sembilan nyawa melayang dan satu orang hilang akibat banjir. Di wilayah tersebut, sebanyak enam kecamatan dan 24 kelurahan yang terdampak banjir.
 
Kemudian Kabupaten Bekasi dengan sembilan orang meninggal dunia akibat banjir. Disusul Jakarta Timur dengan tujuh orang tewas.
 
Selanjutnya banjir di Kota Tangerang Selatan yang menewaskan empat orang. Banjir di Kota Depok juga meninggalkan duka dengan tiga orang yang tewas akibat musibah tersebut.
 
Sementara banjir dan longsor yang menerjang wilayah Kabupaten Bekasi, Kota Tangerang, Jakarta Barat, dan Kota Bogor masing-masing menelan korban tewas sebanyak satu orang.
 
Akibat bajir, ribuan orang juga masih mengungsi. Pengungsi masih berkemungkinan bertambah.
 
"Per 3 Januari 2020 pukul 23.00 WIB. Jumlah pengungsi naik menjadi 173.064 orang atau sama dengan 39.627 kepala keluarga," beber Agus Wibowo.
 
Agus mengatakan jumlah titik pengungsian hingga saat ini masih bertambah. Pihaknya dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BNPB) masih melakukan pendataan jumlah pengungsi hingga saat ini.
 

(HUS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif