Ilustrasi: Medcom.id
Ilustrasi: Medcom.id

Bencana Hidrometeorologi Mengintai

Nasional banjir longsor musim hujan
Indriyani Astuti • 29 Oktober 2019 08:51
Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta publik waspada memasuki musim penghujan. Potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan puting beliung, mengintai.
 
"Pusat Pengendali Operasi BNPB mencatat beberapa kejadian tersebut di Jawa Barat, Aceh dan Kalimantan," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Agus Wibowo di Jakarta, Senin, 28 Oktober 2019.
 
Dia menuturkan banjir dan tanah longsor melanda Aceh, Kalimantan Tengah, dan Jawa Barat. Sementara itu, beberapa wilayah yang mengalami pancaroba ditimpa puting beliung, seperti Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), 20 persen wilayah pada Oktober 2019 sudah memasuki musim penghujan. Sebanyak 47 persen pada November 2019 mulai musim hujan. Sebanyak 23 persen memasuki musim hujan Desember 2019.
 
Wilayah dengan curah hujan tinggi hingga sangat tinggi meliputi di Aceh, Sumatra Utara, sebagian Sumatra Barat, dan sebagian wilayah Papua. Untuk wilayah sebagian Sumatra lainnya, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku terpantau curah hujan dengan kategori rendah hingga menengah selama November.
 
BNPB mencatat selama Oktober 2019 terjadi 57 kali puting beliung yang menyebabkan 1 orang meninggal dunia, 10 orang luka-luka, 462 mengungsi, 7.425 rumah rusak. Dari jumlah rumah rusak tersebut, sebanyak 200 rusak berat (RB), 898 rusak sedang (RS) dan 6.327 rusak ringan (RR). Sebanyak 37 fasilitas rusak mencakup 15 fasilitas pendidikan, 20 peribadatan dan 2 kesehatan.
 
Bencana puting beliung terjadi di Jawa Tengah sebanyak 21 kali, Jawa Barat 14, Aceh, Bali, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan 4 kali, Sumatra Utara 3, dan Sumatra Barat 2 kali. Banten, Di Yogyakarta, Kalimantan Barat dan Riau masing-masing tertimpa puting beliung 1 kali.
 
BNPB juga mencatat terjadinya tanah longsor pada periode yang sama sebanyak 8 kali dan mengakibatkan 2 orang meninggal dunia, 73 mengungsi, serta kerusakan pada 21 rumah (2 RB, 10 RS, 9 RR), 3 fasilitas (1 fasilitas pendidikan, 2 fasilitas Peribadatan). Tanah longsor terjadi di Jawa Barat 6 kali, Jawa Timur 1 dan Sumatra Utara 1 kali.
 
Becana banjir juga tercatat terjadi 7 kali yang menyebabkan 1 orang meninggal dunia, 285 mengungsi, dan 237 unit rumah terendam. Banjir terjadi di Aceh 5 kali, Sumatra Barat 1 dan Sumatera Utara 1.
 
"Bahaya ini perlu diwaspadai karena menjadi bencana mematikan dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir," ucap Agus.
 
Sementara itu, beberapa daerah masih mengalami puncak musim kemarau sehingga kondisi lahan sangat kering dan mudah kebakaran. Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terjadi di Jambi, Sumatra Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan. Beberapa gunung di Pulau Jawa dan NTB juga kebakaran.
 


 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif