Kepala Badan Restorasi Gambut (BRG) Nazier Foead. Foto: Medcom.id/Husen Miftahudin
Kepala Badan Restorasi Gambut (BRG) Nazier Foead. Foto: Medcom.id/Husen Miftahudin

BRG Mengakui Tak Mudah Merestorasi 2,7 Juta Hektare Gambut

Nasional restorasi lahan gambut
Antara • 06 September 2019 17:56
Jakarta: Badan Restorasi Gambut (BRG) ditargetkan merestorasi sekitar 2,7 juta hektare lahan gambut dalam lima tahun. Namun, Kepala BRG Nazir Foead mengakui tak mudah memenuhi target tersebut.
 
"Sekitar 1,7 juta hektare berada di lahan konsesi, sedangkan lahan nonkonsesi hanya sekitar 900 ribu sampai 1 juta hektare," kata Nazir dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, 6 September 2019.
 
Nazir mengatakan BRG berwenang penuh melakukan koordinasi langsung dalam program restorasi di lahan nonkonsesi. Koordinasi ini langsung dikerjakan bersama pemerintah daerah dan pengelola kawasan konservasi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pada lahan konsesi, terang dia, BRG diberi tugas melakukan supervisi. Lahan konsesi ini terbagi menjadi dua yakni konsesi perkebunan dan konsesi kehutanan. Areal perkebunan di dalam target restorasi sekitar 555 ribu hektare. Sedangkan areal izin kehutanan hampir 1,2 juta hektare.
 
"Kami (BRG) melakukan upaya koordinasi dengan Kementerian LHK dan Ditjen Perkebunan supaya tidak terjadi tumpang tindih wewenang. Akhir tahun lalu kami buat MoU dengan Ditjen Perkebunan untuk supervisi di areal kebun," ujar Nazir.
 
Nazir tidak menampik supervisi pada konsesi kehutanan masih ada pada KLHK, dan BRG baru melakukan supervisi di lahan perkebunan. Di tengah keterbatasan wewenang serta target yang cukup tinggi ini, Nazir bersyukur kinerja BRG bisa berjalan dalam jalan yang benar.
 
Namun, kata dia, bukan berarti urusan restorasi gambut menjadi pekerjaan yang mudah. Masih banyak pekerjaan rumah dari masa lalu yang harus diselesaikan. Misalnya, izin konsesi yang dasar hukumnya sudah sangat kuat.
 
Nazir menegaskan lembaganya siap jika supervisi di lahan konsesi kehutanan diserahkan ke BRG. "Karena prinsipnya kami akan bekerja semaksimal mungkin untuk tugas tersebut. Namun, untuk memperoleh hasil maksimal, juga diperlukan sumber daya manusia dan pendanaan yang tak sedikit," kata dia.
 

(AZF)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif