Jakarta: Indonesia tengah mengembangkan polymerase chain reaction (PCR). Ada 10 unit PCR yang sudah diproduksi pada tahap awal.
"Bisa kami laporkan 10 produk sudah dihasilkan pada tanggal 2 Mei," kata Menteri Riset dan Teknologi Bambang Brojonegoro di Kantor Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Jakarta Timur, Minggu, 3 Mei 2020.
Ke-10 PCR lokal ini akan dipakai untuk uji validasi dan registrasi. Uji validasi akan menggunakan virus lokal.
Pemerintah menargetkan bisa memproduksi 50 unit PCR hingga akhir Mei 2020. PCR lokal ini mengacu pada virus lokal.
"Sedangkan tes kit PCR yang impor maupun rapid test kit tentunya dikembangkan menggunakan virus yang berasal dari negara yang menghasilkan tes kit tersebut," ungkap dia.
Baca: Yuri: Sulit Prediksi Kapan Pandemi Covid-19 Berakhir
Upaya pengembangan industri tes kit ini tentunya dianggap sangat bagus. Sebab, Indonesia membutuhkan alat tes yang cukup banyak.
"Pengetesan secara masif dan membutuhkan PCR maupun rapid test kit dalam jumlah yang masif," ujar dia.
Jakarta: Indonesia tengah mengembangkan
polymerase chain reaction (PCR). Ada 10 unit PCR yang sudah diproduksi pada tahap awal.
"Bisa kami laporkan 10 produk sudah dihasilkan pada tanggal 2 Mei," kata Menteri Riset dan Teknologi Bambang Brojonegoro di Kantor Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Jakarta Timur, Minggu, 3 Mei 2020.
Ke-10 PCR lokal ini akan dipakai untuk uji validasi dan registrasi. Uji validasi akan menggunakan virus lokal.
Pemerintah menargetkan bisa memproduksi 50 unit PCR hingga akhir Mei 2020. PCR lokal ini mengacu pada virus lokal.
"Sedangkan tes kit PCR yang impor maupun
rapid test kit tentunya dikembangkan menggunakan virus yang berasal dari negara yang menghasilkan tes kit tersebut," ungkap dia.
Baca: Yuri: Sulit Prediksi Kapan Pandemi Covid-19 Berakhir
Upaya pengembangan industri tes kit ini tentunya dianggap sangat bagus. Sebab, Indonesia membutuhkan alat tes yang cukup banyak.
"Pengetesan secara masif dan membutuhkan PCR maupun
rapid test kit dalam jumlah yang masif," ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(AZF)